LPMQ Kemenag Gelar Tadarus Al-Qur’an Inklusi Selama Ramadan 1447 H, Sediakan Mushaf Braille dan Isyarat

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com — Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama menghadirkan program Tadarus Al-Qur’an Inklusi (TAQI) pada Ramadan 1447 Hijriah.

Program ini dirancang untuk memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas netra serta tuli.

Kepala LPMQ Abdul Aziz Shidqi mengatakan, Ramadan menjadi momentum untuk menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk bagi seluruh manusia (hudan lin-naas). Karena itu, akses membaca dan memahami Al-Qur’an harus terbuka bagi semua kalangan.

“Semangat Tadarus Al-Qur’an Inklusi memastikan saudara-saudara kita penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam meraih keberkahan Ramadan,” ujar Abdul Aziz dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

TAQI digelar secara daring melalui Zoom setiap Senin hingga Kamis pukul 12.50–14.00 WIB, mulai 23 Februari sampai 12 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, LPMQ menyiapkan dua jenis mushaf khusus.

Pertama, Mushaf Al-Qur’an Braille bagi penyandang disabilitas netra. Mushaf ini telah melalui proses tashih atau verifikasi ketepatan teks oleh LPMQ.

Menurut Abdul Aziz, mushaf Braille memudahkan penyandang netra berinteraksi langsung dengan ayat-ayat suci melalui sentuhan jemari.

“Melalui mushaf Braille yang telah ditashih, jemari mereka menjadi ‘mata’ untuk mengeja setiap huruf firman Allah,” katanya.

Kedua, LPMQ juga menghadirkan Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi penyandang tuli dan bisu. Mushaf ini menggunakan metode kitabah dan tilawah yang diterjemahkan dalam gerakan tangan secara sistematis dan terstandar.

Abdul Aziz menjelaskan, Al-Qur’an Isyarat merupakan inovasi terbaru LPMQ dalam memperkuat layanan keagamaan yang inklusif.

Dalam kegiatan TAQI, peserta tuli dapat mempelajari makna ayat melalui bahasa isyarat sehingga tetap dapat mengikuti tadarus secara utuh.

Ia menambahkan, kehadiran mushaf Braille dan Isyarat menjadi bentuk konkret pengamalan nilai keadilan Al-Qur’an di era modern.

“Setiap hamba memiliki hak yang sama untuk mendekat kepada Sang Pencipta,” ucapnya.

Melalui program ini, LPMQ berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum penguatan ekosistem Al-Qur’an yang inklusif, sehingga tidak ada lagi hambatan bagi penyandang disabilitas untuk membaca dan memahami kitab suci. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.