Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting 2026 di Borobudur, Diikuti Peserta dari Berbagai Negara

0

MAGELANG, TabloidSeleberita.com – Sebanyak 2.045 umat Buddha dari Indonesia dan berbagai negara mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) 2026 di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan tahunan yang memasuki penyelenggaraan ke-11 ini menjadi ajang pendalaman ajaran Dhamma melalui pembacaan Kitab Suci Tipitaka.

ITC 2026 diselenggarakan oleh Sangha Theravada Indonesia (STI) bekerja sama dengan Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI).

Peserta terdiri atas para bhikkhu mancanegara, samanera, atthasilani, serta umat Buddha yang menjalankan Atthasila.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, mengatakan pembacaan Kitab Suci Tipitaka tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi keagamaan, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, pembangunan karakter menjadi fondasi penting bagi kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai agama diyakini mampu memperkuat kepedulian sosial sekaligus menciptakan kehidupan yang harmonis.

Supriyadi menambahkan, kehidupan beragama dan kehidupan berbangsa seharusnya saling menguatkan. Umat beragama, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk menjalankan ajaran agama sekaligus menunjukkan kecintaan terhadap Tanah Air.

Ia juga menilai bahwa pemahaman agama yang semakin mendalam akan melahirkan sikap saling menghormati dan kasih sayang kepada sesama, termasuk kepada mereka yang memiliki latar belakang berbeda.

“Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan dukungan kepada umat Buddha di Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar.

Sementara itu, Ketua Panitia Indonesia Tipitaka Chanting 2026, Bhante Guttadhammo Mahāthera, menjelaskan bahwa pelantunan Kitab Suci Tipitaka merupakan sarana untuk memperdalam pemahaman ajaran Buddha, bukan sekadar membaca teks suci.

Ia berharap isi Tipitaka dapat menjadi pedoman hidup yang membentuk cara berpikir, bertindak, dan bersikap bijaksana dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberi manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri”, Indonesia Tipitaka Chanting 2026 menegaskan komitmen umat Buddha untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Dhamma melalui kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Perayaan Asadha Mahapuja di pelataran Candi Borobudur pada 26 Juli 2026. Momen tersebut menjadi peringatan penting bagi umat Buddha untuk mengenang khotbah pertama Sammasambuddha Gotama kepada lima pertapa yang menandai awal penyebaran ajaran Dhamma ke seluruh dunia. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.