JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) mendorong pengembangan seni pertunjukan berbasis budaya Nusantara agar dapat menjangkau generasi muda hingga panggung internasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menyampaikan hal itu setelah menyaksikan Musikal Calon Arang produksi EKI Dance Company di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Musikal tersebut mengangkat legenda Bali Calon Arang dengan memadukan tari, musik, tata panggung, dialog interaktif, dan teknologi visual.
Menurut Irene, pertunjukan berbasis budaya seperti Calon Arang menunjukkan bahwa cerita Nusantara dapat dikemas dalam bentuk seni yang relevan lintas generasi.
“Teater musikal Indonesia harus kita kembangkan terus ke panggung internasional,” kata Irene.
Tenaga kerja seni pertunjukan meningkat
Kemenekraf juga mencatat pertumbuhan tenaga kerja di subsektor seni pertunjukan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pekerja seni pertunjukan mencapai 324.818 orang pada Agustus 2025. Angka tersebut meningkat dari 287.952 orang pada 2024 dan 163.413 orang pada 2021.

Ekosistem tersebut mencakup berbagai profesi, mulai dari seniman, penari, koreografer, dan musisi hingga penata panggung, kostum, cahaya, suara, multimedia, produksi, dan manajemen pertunjukan.
Musikal Calon Arang sendiri melibatkan lebih dari 150 talenta kreatif.
Bagian dari 30 tahun perjalanan EKI
Pementasan Calon Arang menjadi bagian dari perayaan 30 tahun EKI Dance Company yang didirikan Rusdy Rukmarata dan Aiko Senosoenoto pada 1996.
Selama tiga dekade, EKI telah memproduksi berbagai pertunjukan tari dan musikal yang mengangkat cerita Nusantara.
Musikal Calon Arang disutradarai Ara Ajisiwi dan dipentaskan pada 17–20 September 2026.
Pemeran utamanya antara lain Ara Ajisiwi sebagai Calon Arang, Nala Amrytha sebagai Ratna Manggali, Gabriel Harvianto sebagai Barada, Gerry Gerardo sebagai Bahula, dan Sita Nursanti sebagai Dewi Durga.
Selain produksi pertunjukan, EKI Dance Company juga menjadi penggagas Festival Musikal Indonesia (FMI). Pada 2026, FMI memasuki tahun kelima dan dijadwalkan berlangsung di Taman Ismail Marzuki pada 26–29 November. (Hero)