Lintas Resonan 2025–2026 Hadirkan Portura dan Kolaborasi Lintas Kota: Gerakan Musik Baru yang Meretas Batas Kreativitas Indonesia
TabloidSeleberita – Jakarta, 17 November 2025 — Semangat eksplorasi dalam skena musik Indonesia kembali menyala lewat gelaran Lintas Resonan 2025–2026, sebuah perayaan kolaborasi kreatif yang menghubungkan musisi lintas generasi, komunitas lokal, dan penonton yang haus akan pengalaman baru.
Diinisiasi oleh People of the Right Project, program ini hadir sebagai ruang untuk menciptakan dialog, merobohkan batas-batas seni, serta memperkuat ekosistem kreatif yang berakar pada potensi lokal.
Setelah sukses pada edisi 2024 yang menghadirkan kolaborasi monumental seperti Perunggu X Danilla, Efek Rumah Kaca X Barasuara, hingga Sore X Barasuara, tahun ini Lintas Resonan kembali dengan spirit yang lebih besar di bawah tema “Meretas Batas.”

Salah satu hal yang paling dinanti dari gelaran ini adalah kehadiran Portura, unit musik baru yang dibentuk khusus untuk memimpin Lintas Resonan 2025–2026. Portura mempertemukan para musisi dari latar belakang berbeda:
• Iga Massardi (Barasuara)
• Coki / John Paul Patton (KPR, ALI)
• Fathia Izzati (Reality Club)
• Bilal Indrajaya
• Enrico Octaviano (Lomba Sihir)
• satu mystery guest yang akan diumumkan di setiap kota
Mereka bersatu sebagai satu kesatuan kreatif yang fleksibel, tanpa batas genre, identitas band, maupun ego personal. Portura juga akan membawakan 2–3 lagu dalam aransemen yang benar-benar baru, hasil dari dialog kreatif yang menembus batas komposisi dan interpretasi.
“Lintas Resonan itu seperti laboratorium energi,” ujar Iga Massardi. “Di sini kita main dengan jujur dan bebas, tanpa tembok antar band. Musiknya bisa liar, tapi tetap jujur.”
Menambah dimensi pengalaman, visual artist Arswandaru menghadirkan lanskap visual eksperimental yang berbeda di setiap kota, membuat setiap panggung menjadi pengalaman yang tidak berulang.
Lintas Resonan tidak hanya menghadirkan musisi nasional, tetapi juga menjadi ruang bagi talenta musik lokal untuk tampil dan terhubung dengan jaringan kreatif yang lebih luas. Gelaran ini akan berlangsung di empat kota:
1. Semarang – 11 Desember 2025
Penampil lokal: Pyong Pyong
2. Bandung – 8 Januari 2026
Penampil lokal: Alkateri, grup alternatif yang tengah diperbincangkan.
3. Tangerang – 15 Januari 2026
Penampil lokal: Tabraklari, unit penuh energi dari kawasan urban.
4. Jakarta – 22 Januari 2026
Penampil lokal: The Cottons, band indie-pop yang tengah naik daun.
Para penampil lokal bukan sekadar pembuka, tetapi representasi penting dari denyut akar komunitas yang memberi warna pada peta musik nasional.
“Keberanian paling murni kadang muncul justru dari kota yang jauh dari pusat industri,” kata Fathia Izzati. “Lintas Resonan adalah ruang buat keberanian itu tumbuh.”
Selain pertunjukan musik, Lintas Resonan menghadirkan live podcast yang membahas berbagai isu penting bagi pelaku industri kreatif: mulai dari strategi manajemen band, tantangan independen, hingga cara membangun keberlanjutan dalam skena musik saat ini. Para narasumber lintas disiplin akan berbagi pengalaman yang relevan dan inspiratif.
Atmosfer pertukaran gagasan ini dirancang untuk memperkuat hubungan antar komunitas dan membuka peluang kolaborasi baru.
Melalui Lintas Resonan, People of the Right Project ingin merayakan kebebasan berekspresi di antara musisi, komunitas seni, dan penonton. “Ini bukan sekadar acara musik,” ujar Iksal Harizal, perwakilan dari kolektif tersebut. “Ini adalah bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang kreativitas Indonesia.”
Program ini mendapat dukungan dari Gudang Garam Signature, yang turut memperkuat pergerakan industri kreatif lokal.
Dengan perpaduan antara musik, visual, dialog multidisiplin, dan keterlibatan komunitas akar rumput, Lintas Resonan tampil sebagai pergerakan kreatif yang berupaya memperluas imajinasi musik Indonesia. Gelaran ini menjadi ruang pertemuan ide, eksplorasi energi baru, dan platform lahirnya bentuk-bentuk suara masa depan.
Lintas Resonan bukan hanya panggung. Ia adalah gerakan—dan pergerakan ini baru saja dimulai. (Hero)