Basboi Rilis Album Kedua “Kasablanka”, Potret Ambisi dan Dinamika Hidup Kota Besar

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Rapper Basboi resmi merilis album keduanya yang bertajuk Kasablanka pada Jumat (5/6/2026). Album tersebut menjadi penanda perjalanan 10 tahun kariernya di industri musik sekaligus karya yang disebut sebagai representasi paling jujur dari dirinya.

Setelah lebih dulu memperkenalkan nuansa album melalui single “GayA idup” dan “Kl bkn aq”, Basboi kini menghadirkan Kasablanka secara utuh di berbagai platform musik digital.

Album ini lahir dari pengamatan Basboi terhadap kehidupan di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan, yang menurutnya merepresentasikan beragam sisi kehidupan masyarakat perkotaan. Mulai dari gaya hidup kelas atas, pekerja kantoran, komunitas otomotif, hingga mereka yang masih berjuang meraih kehidupan yang lebih baik.

Melalui Kasablanka, Basboi mencoba menggambarkan realitas kehidupan metropolitan yang penuh ambisi, tekanan sosial, serta keinginan untuk mendapatkan pengakuan.

“Menurut gue, ini mungkin album paling jujur yang pernah gue bikin. Gue enggak lagi bikin persona baru atau berusaha ngejelasin diri gue ke orang lain,” ujar Basboi dalam keterangan resminya.

Secara tematik, album ini menyoroti berbagai kontradiksi yang kerap ditemukan di kota besar. Di satu sisi terlihat glamor dan penuh peluang, tetapi di sisi lain menyimpan rasa lelah, kesepian, dan tekanan untuk terus memenuhi ekspektasi sosial.

Nuansa tersebut diterjemahkan Basboi melalui berbagai warna musik, mulai dari trap, jerk drums, hingga komposisi yang lebih melodis dan reflektif. Setiap lagu dirancang untuk menggambarkan pengalaman hidup masyarakat urban yang bergerak cepat dan dinamis.

Meski banyak membahas gaya hidup perkotaan, Kasablanka tidak hanya berbicara soal kemewahan atau simbol status. Album ini juga mengangkat tema pencarian jati diri di tengah lingkungan yang terus mendorong seseorang untuk menjadi sosok yang dianggap ideal.

Basboi mengakui dirinya juga merupakan bagian dari budaya kota besar yang identik dengan dunia fesyen, otomotif, dan hiburan. Namun, ia menyadari bahwa budaya tersebut dapat membuat seseorang terjebak dalam kebutuhan akan validasi.

Karena itu, menurut Basboi, menjaga disiplin dan tetap menjalani hidup dengan kesadaran menjadi salah satu bentuk perlawanan terhadap tekanan yang muncul di era modern.

Dari sisi kolaborasi, Kasablanka menghadirkan sejumlah nama seperti Quest, Pierre Lynx, Raka, dan Dufy D. Sementara proses produksinya melibatkan Concerto, Panji Wisnu, Ryldryl, IVAN, prodyuji.mp3, Panjoypickup, hingga produser internasional Igorbeats, lyricslesson dari Amerika Serikat, serta Nino dari Bangkok.

Dengan dirilisnya Kasablanka, Basboi menegaskan posisi dirinya sebagai musisi yang terus berkembang tanpa meninggalkan identitas yang telah dibangun selama satu dekade terakhir.

Album Kasablanka kini sudah dapat didengarkan melalui berbagai layanan streaming musik digital. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.