Cancer Charity Talkshow 2025: Inovasi Pengobatan Kanker Minim Pembedahan, Hadirkan Harapan Baru untuk Pasien di Indonesia

0

TabloidSeleberita – Jakarta, 20 Agustus 2025 – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan pengobatan kanker kembali digencarkan melalui Cancer Charity Talkshow 2025 yang mengusung tema “Era Baru Pengobatan Kanker: Pendekatan Minim Pembedahan”.

Acara ini digelar pada Rabu, 20 Agustus 2025, pukul 14.00–17.00 WIB di Emon Delight Cafe, Jakarta.

Menghadirkan pakar medis internasional dan nasional, talkshow ini memperkenalkan metode pengobatan kanker modern yang minim invasif, lebih presisi, dan memberikan pemulihan lebih cepat. Pendekatan ini diyakini bisa menjadi harapan baru bagi pasien kanker di Indonesia.

Beberapa pakar terkemuka yang hadir antara lain:

• Prof. Xu Kecheng, MD – pakar kanker dari Tiongkok, mantan Presiden & Ketua Kehormatan Perhimpunan Cryosurgery Asia.
• Prof. Dr. Yenni Thamrin, MHA – Ketua Federasi Tenaga Perawat Indonesia.
• Prof. Shi Jianguo – Direktur Eksekutif Klinik Rehabilitasi Onkologi.
• Prof. Liang Bing – Associate Chief Physician, ahli pengobatan kanker minim invasif.
• Prof. Ma Lanying – Associate Chief Physician dan Wakil Presiden Rumah Sakit RoyalLee.

Selain itu, acara juga menghadirkan Aida Azkia dan Ratu Meta sebagai bintang tamu, serta dukungan tokoh nasional seperti Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A. (Anggota DPR RI Komisi IX) dan Camel Petir (Sekjen KiTA & Artis Politikus).

Dalam rangkaian acara, digelar lelang dan pameran lukisan “Kita Rupa 2025” karya Taufik Rahzen. Seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk membantu pasien kanker yang membutuhkan.

Acara ini juga terhubung dengan gerakan “Say No to Cancer” yang melibatkan artis, pejuang kanker, dan komunitas masyarakat. Mereka berbagi kisah inspiratif tentang perjuangan melawan kanker.
Seorang survivor menegaskan bahwa semangat hidup sangat penting dalam proses penyembuhan:

“Harus happy, harus bersyukur. Kalau kita bahagia, imun tubuh jadi lebih kuat.”
Pesan ini menjadi pengingat bahwa kanker bukan akhir dari segalanya, melainkan perjuangan untuk tetap hidup sehat dan bahagia.

Royal Lee Cancer Hospital, Guangzhou, China juga membuka peluang kerja sama dengan Indonesia. Melalui sistem konsultasi online, pertukaran teknologi medis, hingga perawatan langsung di Guangzhou, pasien kanker di Indonesia bisa mendapatkan akses pengobatan yang lebih luas dan modern.

Pasien dapat mengirimkan rekam medis untuk dianalisis oleh tim dokter Royal Lee, lalu menerima rekomendasi pengobatan yang sesuai. Proses rehabilitasi tetap dapat dilakukan di Indonesia, sehingga lebih efisien dan terintegrasi.

Acara ini juga menyoroti pentingnya peran perempuan Indonesia dalam melawan kanker. Dengan edukasi, komunitas, dan dukungan lintas negara, semakin banyak pasien kanker diharapkan bisa mendapatkan kesempatan sembuh.

“Ini untuk perempuan Indonesia dan perempuan dunia. Kita harus sehat, harus bebas dari kanker. Say no to cancer!” ujar salah satu penggagas acara.

Cancer Charity Talkshow 2025 bukan sekadar talkshow kesehatan, melainkan sebuah gerakan untuk menghadirkan harapan baru bagi pasien kanker. Dengan inovasi pengobatan minim invasif, dukungan komunitas, serta kolaborasi internasional, masyarakat Indonesia diharapkan semakin siap melawan kanker dan meningkatkan kualitas hidup. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.