Totalitas Rockafella’s & RockJam Dalam Tribute The Doors and Led Zeppelin Tersaji di panggung Valentine Day
Sementara itu Menurut Riffy Putri, walaupun kedua super group ini muncul dari era yang sama, namun genrenya sangat bertolak belakang, ‘The Doors lebih berformat psychedelic, sedangkan Led Zeppelin sangat Hard Rock Progressive. Dari perbedaan tersebutlah kami meletakkan benang merah program ini”, ungkap Riffy.
Lebih lanjut Riffy juga menambahkan kenapa akhirnya Rockafella’s menggadeng RockJam untuk mengusung tema malama ini, dikarenakan hanya RockJam yang menyanggupi untuk menampilkan lagu-lagu yang tidak dibawakan oleh common band.

“Mereka berani mebawakan lagu-lagu yang tidak familiar dari Led Zeppelin dan gilanya lagi RockJam tampil total tak hanya dengan playlist, namun juga lewat kostum, sound dan equipments pendukung seperti Mandolin, Bow dan Theremin yang ada di konsep live ini”, ungkap Riffy
Acara sendiri dimulai tepat pukul 20.00 WIB, dimana Rockafella’s yang digawangi oleh Adhythya Perkasa, Riffy Putri, Joe Silitonga, Coki Sitompul dan Ando menghadirkan ‘Roadhouse Blues’ sebagai nomor pembuka lewat vokal Riffy. Setelah berbasa basi sejenak, mic pun berganti kepemilikan, karena kemudian Adhyt sang drummer mulai mengendalikan panggung dan menghadirkan lagu diantaranya ‘Riders on the Storm’, ‘L.A Woman’ serta ‘Peace Forg’.
Panggung “The Doors” semakin terbakar tatkala Njet Barmansyah hadir sebagai bintang tamu spesial dan jadi amunisi selanjutnya untuk membawakan tak kurang dari 3 lagu yakni ‘Love Me to Time’, ‘Break on Through’ dan ‘Touch Me’.
“Ini sebuah ajakan penampilan yang nggak bisa gua tolak, ketika Riffy meminta gua untuk bergabung. Walaupun identik dengan The Flower ataupun Rolling Stones, gua suka banget dengan The Doors,” ungkap Njet mengomentari penampilannya malam ini.
“Ini sebuah kesempatan langka dan gua abis-abisan untuk bisa membawakan lagu The Doors yang gua pilih. Apalagi wardrobe nya cukup keren, dengan menyesuaikan era,” jujur Njet selepas manggung.
Setelah Njet, Adhyt dan Riffy pun bergantian tampil dipanggung dan melengkapi 12 lagu The Doors yang dimainkan ‘Light My Fire’ menjadi penutup yang cukup indah kehadiran Rockafella’s pada malam itu.

Penampilan Band kedua tak kalah seru, mungkin yang paling dinantikan setelah Rockafella’s si tuan rumah, RockJam pun mulai mengisi panggung, seolah-olah Jimmy Page, Robert Plant, John Paul Jones dan John Bonham kembali hadir. Tampak Adi, vokalis RockJam menjelma menjadi seorang Robert Plant, Adhytia yang kembali hadir mendukung Rock Jam terlihat bak seorang John Bonham dan lalu ada sang gitaris yang menjelma menjadi Jimmy Page serta Wahyu, dan Bimbim merepresentasikan personil lainnya.
RockJam membuka penampilan mereka lewat tembang ‘Rock and Roll’, ‘Bring it on Home’, dan ‘Misty Mountain Hop secara kontinyu. Selanjutnya Adi mulai menyapa seluruh penonton yang hadir dan sama seperti Rockafella’s sebelumnya mereka juga menyampaikan terima kasih untuk semua pendukung terutama Fat N Sim yang menjadi tempat reguler di ajang musik rock ini, serta brand Veller Nyentrik yang sudah menghadirkan wardrobe keren sesuai tema “Tribute Impassionate The Doors & Led Zeppelin 70’s Revival” ini.