JAKARTA, TabloidSeleberita.com — Film Siti Si Vampir menghadirkan cerita tentang perjuangan anak muda menghadapi tekanan ekonomi melalui kemasan drama-komedi dan kisah vampir lokal.
Film garapan sutradara Rahabi Mandra ini mengikuti kehidupan Siti (Satine Zaneta), perempuan muda yang tinggal di rumah susun bersama ayahnya. Sehari-hari, Siti bekerja sebagai tukang angkat galon dan menjadi salah satu penopang ekonomi keluarganya.
Kehidupan Siti berubah setelah dirinya digigit Nakula (Ciccio Manassero), seorang vampir dari kalangan elite. Sejak saat itu, Siti mendapatkan kesempatan untuk meninggalkan kehidupan sulit yang selama ini dijalaninya.
Namun, perubahan tersebut memiliki konsekuensi. Untuk menikmati kehidupan sebagai vampir, Siti harus meninggalkan kehidupan sebagai manusia.
Pilihan tersebut menjadi salah satu konflik utama dalam Siti Si Vampir. Di satu sisi, Siti mendapatkan kesempatan hidup lebih mudah dan mewah. Di sisi lain, ia harus mempertimbangkan keluarga serta kehidupan yang selama ini membentuk dirinya.
Satine Zaneta menilai karakter Siti memiliki kedekatan dengan pengalaman banyak perempuan muda yang harus ikut menopang keluarga.

“Ada hal yang menarik dan relate dengan banyak orang di film ini. Bagaimana Siti sebagai anak perempuan juga berada di posisi yang menjadi tulang punggung keluarga secara ekonomi,” ujar Satine.
Menurut Satine, cerita Siti juga memperlihatkan bagaimana perempuan dapat mengambil peran yang selama ini kerap dianggap sebagai pekerjaan laki-laki.
Sementara itu, Rahabi Mandra mengatakan karakter-karakter anak muda dalam film ini dipilih untuk menggambarkan keresahan generasi muda, terutama ketika harus bertahan di tengah tekanan ekonomi.
“Jajaran pemeran di film Siti Si Vampir terbilang generasi aktor muda yang saat ini menjadi bagian dari regenerasi perfilman Indonesia,” kata Rahabi.
Selain Satine Zaneta dan Ciccio Manassero, film ini dibintangi Ajil Ditto sebagai Dudi, Shania Gracia, Nugie, dan Kimberly Ryder.
Siti Si Vampir merupakan proyek ko-produksi Indonesia dan Singapura yang diproduksi Viddsee bersama Bahagia Tanpa Drama, Z Films, Spectrum Film, dan PK Films. Film ini diproduseri Kenny Png dan Celerina Judisari.
Selain mengangkat persoalan ekonomi dan relasi keluarga, film tersebut menggunakan sosok vampir sebagai cara untuk membungkus cerita tentang pilihan hidup, perbedaan kelas sosial, dan perjuangan anak muda.
Siti Si Vampir dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Oktober 2026. (Hero)