JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan POCARI SWEAT Run 2026 yang dinilai mampu menjadi penggerak sport tourism nasional sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Ni Luh Puspa dalam acara Press Conference POCARI SWEAT Run 2026 yang digelar di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Menurut Ni Luh, event olahraga berskala besar yang dikemas secara profesional tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga mendorong pergerakan wisatawan dan menggerakkan berbagai sektor pendukung pariwisata.

“Event ini menghadirkan multiplier effect bagi pariwisata, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner, hingga produk kerajinan lokal,” ujar Ni Luh.
POCARI SWEAT Run merupakan ajang lari tahunan berskala nasional yang secara konsisten mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus mendukung pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Sejak pertama kali digelar pada 2014 dengan 5.150 peserta, jumlah partisipan terus mengalami peningkatan signifikan.
Pada penyelenggaraan tahun lalu yang dilaksanakan secara hybrid, tercatat sebanyak 55.435 peserta. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan minat masyarakat yang konsisten selama satu dekade terakhir.
Pada 2026, POCARI SWEAT Run akan digelar di dua lokasi, yakni Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 11–12 Juli 2026 dan Bandung, Jawa Barat, pada 19–20 September 2026. Penyelenggara menargetkan sekitar 60.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Ni Luh menilai pemilihan Lombok dan Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan memiliki nilai strategis. Lombok dikenal dengan kekuatan budaya dan keindahan alam, sementara Bandung merepresentasikan karakter kota urban yang dinamis.
“Kedua destinasi ini menawarkan pengalaman berbeda bagi peserta. Selain itu, event ini turut membantu promosi Lombok sebagai destinasi pariwisata prioritas dan mendukung pengembangan Bandung dalam konsep pariwisata regeneratif,” kata Ni Luh.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan harapannya agar Indonesia ke depan memiliki rangkaian ajang lari berskala internasional di sejumlah kota besar, seperti yang dilakukan di berbagai negara.
“Di dunia internasional, ada pelari yang mengumpulkan medali dari berbagai major marathon. Saya berharap Indonesia juga bisa memiliki rangkaian event serupa di beberapa kota karena dampak ekonominya sangat besar,” ujar Erick.
Pendaftaran POCARI SWEAT Run 2026 dijadwalkan dibuka pada 27 Januari 2026 untuk lokasi Lombok dan 2 Februari 2026 untuk lokasi Bandung. (Hero)