JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Penyanyi Indonesia Gya Anandini kembali menghadirkan karya terbaru di industri musik Tanah Air. Musisi yang dikenal dengan nama panggung Gya itu merilis single religi berjudul Di Bawah Langit yang sarat dengan pesan spiritual dan refleksi diri.
Lagu bergenre ballad religi ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Gya saat menunaikan ibadah haji pada 2025. Momen-momen kontemplatif di Tanah Suci menjadi ruang bagi sang penyanyi untuk menuliskan perasaan mendalam tentang doa, harapan, penyesalan, serta keikhlasan dalam perjalanan hidup manusia.
Melalui lagu tersebut, Gya mencoba menyampaikan perasaan berserah diri kepada Tuhan. Lirik-liriknya menggambarkan seseorang yang datang dengan segala keterbatasan, memohon ampunan, serta berharap dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik.
“Di Bawah Langit” juga menghadirkan pesan bahwa setiap orang mungkin pernah merasa jauh dari Tuhan atau kehilangan arah. Namun, pintu ampunan selalu terbuka bagi mereka yang ingin kembali mendekat.
Secara musikal, lagu ini dikemas dalam aransemen ballad yang lembut dan atmosferik. Nuansa musik yang tenang memberikan ruang bagi kekuatan vokal Gya untuk menyampaikan emosi secara jujur dan mendalam. Pada bagian bridge, lagu ini menegaskan pesan bahwa meskipun hati sempat menjauh, ampunan Tuhan selalu hadir untuk menuntun manusia kembali ke jalan yang benar.
Dalam proses produksinya, lagu ini melibatkan sejumlah musisi dan profesional di industri musik. Produksi digarap oleh Februdio Alexander Siahaan, Irfan Caesarrino, dan Yerry Ririassa bersama rumah produksi DYI MusicWorks dan Dio Siahaan.
Sementara itu, penulisan lagu dilakukan oleh Gya Anandini bersama Yerry Ririassa. Liriknya juga mendapat kontribusi dari Zahrina Rianti Putri. Vokal latar diisi oleh Angelin Rumondor dan Stefanus Cahyanto Adiwibowo, yang sekaligus bertindak sebagai vocal director.
Proses mixing dikerjakan oleh Donny Hardono, sedangkan mastering dipercayakan kepada Agi Anggadarma di DSS Studio.
Sebagai penyanyi yang memulai karier sejak awal 2000-an, Gya dikenal memiliki perjalanan musikal yang cukup panjang. Namanya mulai dikenal publik lewat album debut “Semoga Kau Mengerti”. Sejak saat itu, karya-karyanya kerap menampilkan sisi personal yang merefleksikan perjalanan hidup serta pencarian makna yang lebih dalam.
Melalui “Di Bawah Langit”, Gya menghadirkan lagu yang tidak hanya bernuansa religi, tetapi juga menjadi refleksi spiritual yang dapat dirasakan oleh banyak orang, khususnya mereka yang tengah mencari ketenangan dan arah baru dalam hidup. (Hero)