JAKARTA, TabloidSeleberita.com — Grup musik rock Indische Party kembali meramaikan industri musik Tanah Air lewat single terbaru berjudul “AAARGH! Ku Jadi Gila” yang dirilis pada Jumat (8/5/2026).
Lagu tersebut menjadi karya terbaru Indische Party setelah tiga tahun sejak perilisan album S.O.S. Lewat single ini, mereka mencoba menangkap kegelisahan sosial yang dirasakan di tengah situasi yang dinilai semakin gaduh dan penuh tekanan.
Vokalis sekaligus penulis lirik, Japs Shadiq, mengatakan “AAARGH! Ku Jadi Gila” lahir dari akumulasi rasa frustrasi terhadap kondisi sosial belakangan ini.
“Lagu ini adalah akumulasi rasa frustrasi dan keresahan kami melihat realitas hari ini,” ujar Japs dalam keterangan tertulis, Jumat.
Menurut dia, perebutan kekuasaan yang hanya menguntungkan kelompok tertentu membuat masyarakat luas harus menanggung dampaknya
Keresahan tersebut kemudian diterjemahkan Indische Party lewat aransemen cepat dan meledak-ledak dengan sentuhan rock n’ roll vintage yang menjadi ciri khas mereka.
Tak hanya lewat musik, pesan lagu itu juga diperlihatkan melalui video musik yang telah dirilis lebih dulu pada 4 Mei 2026.
Dalam video tersebut, sebuah koper digambarkan sebagai simbol kekuasaan yang terus diperebutkan banyak orang. Namun, koper itu justru membawa kehancuran bagi siapa pun yang mengejarnya.
Drummer Tika mengatakan semua karakter dalam video musik tersebut sejatinya adalah korban dari ambisi mereka sendiri.
“Kita mengejar sesuatu yang kelihatan berharga, tapi justru perlahan menghancurkan,” kata Tika.
Ia menjelaskan konsep video dibuat seperti mimpi absurd yang dipenuhi kekacauan, aksi saling mengejar, dan kepanikan yang terus berulang.
Sementara itu, gitaris Andre Kubil menyebut video musik kali ini menjadi pengalaman baru bagi seluruh personel karena mereka terlibat langsung sebagai pemeran utama.
“Adegan-adegan action jadi elemen utamanya,” ujar Andre.
Single “AAARGH! Ku Jadi Gila” juga menjadi penanda kembalinya Indische Party ke formasi awal dengan empat personel.
Dari sisi produksi, proses mixing dan mastering lagu ini dikerjakan oleh Viki Vikranta, sedangkan artwork single digarap oleh Ade Firmansyah.
Band yang pernah menjalani proses rekaman di Abbey Road Studios itu juga tengah menyiapkan showcase untuk merayakan perjalanan 15 tahun mereka di industri musik. (Hero)