Film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula Tayang Agustus 2026, Usung Pesan Persahabatan dan Anti Narkoba
JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Rumah produksi PANEN Entertainment memperkenalkan film keluarga bertajuk Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula yang akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 6 Agustus 2026.
Menjelang penayangannya, PANEN Entertainment menggelar special screening dan konferensi pers di Jakarta pada Senin (15/6/2026). Acara tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung proses produksi film.
Film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula hadir sebagai film aksi remaja yang mengangkat tema persahabatan, pendidikan karakter, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
PANEN Entertainment menyebut dukungan terhadap film ini datang dari sejumlah lembaga, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Lembaga Sensor Film (LSF).

Menurut pihak produksi, nilai-nilai yang diangkat dalam film sejalan dengan upaya membangun karakter anak Indonesia melalui penguatan peran keluarga, guru, inklusi sosial, sikap anti perundungan, serta kemampuan berpikir kritis.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Pencegahan BNN menilai film Maju dapat menjadi salah satu sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran anak dan remaja mengenai bahaya narkoba.
Ia menyebut pesan yang dibawa film tersebut selaras dengan program pencegahan narkoba yang dijalankan BNN, termasuk program Ananda Bersinar atau Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak.
“Hari ini kita menonton film Maju sebagai bentuk implementasi upaya pencegahan narkoba sejak usia dini. Film ini menjadi bagian dari edukasi untuk mewujudkan Indonesia bersih dari narkoba,” ujarnya.
BNN juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei yang dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 3,3 juta jiwa yang terpapar narkoba pada 2023. Dari jumlah tersebut, sekitar 312.000 orang berada pada rentang usia 15 hingga 24 tahun.
Karena itu, edukasi kepada anak dan remaja dinilai menjadi langkah penting untuk mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Raih Penghargaan Internasional
Sebelum tayang di Indonesia, film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula lebih dulu mendapat perhatian di sejumlah festival film internasional.
Film ini berhasil meraih penghargaan Best Feature Film pada Moscow International Children’s Film Festival. Selain itu, Maju juga terpilih sebagai Official Nominee di Canada International Children Film Festival.
Tak hanya itu, film tersebut masuk dalam jajaran Official Selection di Macau International Children’s Film Festival dan Within The Family International Festival of Family and Children Films.
Sinopsis Film Maju
Film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula mengisahkan empat sahabat, yakni Kirana, Hanna, Gerald, dan Bagas yang melakukan survei lokasi untuk kegiatan jambore bersama guru mereka, Pak Wira.
Perjalanan yang awalnya berlangsung menyenangkan berubah menjadi penuh misteri ketika Bagas tiba-tiba menghilang setelah mereka tiba di desa lokasi perkemahan.
Satu-satunya petunjuk yang ditemukan hanyalah potongan kembang gula kesukaan Bagas.
Kirana, Hanna, dan Gerald kemudian berusaha mengungkap keberadaan sahabat mereka dengan mengikuti petunjuk tersebut, yang membawa mereka pada berbagai peristiwa tak terduga.
Seluruh proses syuting film dilakukan di Yogyakarta dengan melibatkan talenta-talenta muda asal daerah tersebut. Para pemain anak dalam film ini juga turut mengisi soundtrack dan lagu tema film.
Melalui film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula, PANEN Entertainment berharap dapat menghadirkan tontonan keluarga yang menghibur sekaligus menyampaikan pesan positif tentang keberanian, persahabatan, dan pentingnya menjauhi narkoba. (Hero)