Annisa Dalimunthe dan Ikmal Tobing Tanamkan Semangat Nasionalisme Lewat Tur Sekolah di Jakarta Timur
JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Penyanyi cilik Annisa Dalimunthe bersama drummer rock Ikmal Tobing kembali melanjutkan tur promosi lagu Merah Putih Gemilang dengan menyambangi SDN Jatinegara 01, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye menumbuhkan semangat nasionalisme kepada anak-anak menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Sebelumnya, Annisa dan Ikmal telah tampil di SDN Rawa Bunga 01 pada 4 Agustus 2026 dan SDN Jatinegara 08 sehari setelahnya. Kehadiran mereka disambut antusias para siswa yang ikut bernyanyi bersama membawakan lagu bertema cinta Tanah Air tersebut.
Kepala SDN Jatinegara 01, N. Deti Srimaswati, mengatakan kehadiran Annisa menjadi inspirasi bagi para murid. Menurutnya, usia muda bukan menjadi penghalang untuk berprestasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
“Ini momen pertama bagi sekolah kami dan antusias anak-anak luar biasa. Mudah-mudahan kehadiran Annisa bisa memotivasi mereka untuk terus berkarya dan berani mengejar cita-cita,” ujar Deti.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan pantomim yang menjadi salah satu kegiatan unggulan sekolah. Setelah itu, Annisa tampil mengenakan busana bernuansa merah putih dan membawakan lagu Anugerah Terindah, Alhamdulillah, hingga menutup penampilan lewat lagu Merah Putih Gemilang bersama Ikmal Tobing.

Suasana semakin meriah ketika para siswa ikut menyanyikan lagu tersebut. Bahkan, banyak di antara mereka telah hafal liriknya meski lagu itu baru dirilis pada Juni 2026.
Annisa mengaku senang melihat sambutan hangat dari para murid.
“Awalnya sempat takut dan grogi, tapi setelah berada di atas panggung rasanya berubah jadi senang. Aku senang sekali bisa bernyanyi bersama teman-teman di sekolah,” kata Annisa.
Ikmal Tobing menilai musik dapat menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak sejak usia dini.
“Saya melihat anak-anak sudah hafal lirik lagunya. Itu membuktikan musik bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenalkan rasa cinta kepada Indonesia,” ujar Ikmal.
Sementara itu, ayah Annisa, Tom Becher, menjelaskan bahwa Merah Putih Gemilang memang dirancang sebagai lagu lintas generasi.
Aransemen dibuat modern agar dapat dinikmati oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Menurut dia, tur ke sekolah-sekolah dipilih karena menjadi cara yang efektif untuk mengampanyekan semangat nasionalisme.
“Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana, di mana pun nanti anak-anak berada, bahkan jika suatu saat merantau ke luar negeri, semangat Merah Putih harus tetap ada dalam diri mereka. Nasionalisme memang harus ditanamkan sejak kecil,” ujar Tom.
Ia berharap lagu tersebut nantinya bisa dinyanyikan di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam ajang olahraga nasional. Keinginan itu muncul setelah Annisa menyaksikan langsung atmosfer pertandingan Timnas Indonesia di GBK dan bercita-cita suatu hari bisa menyanyikan lagu ciptaannya di hadapan puluhan ribu penonton.
Tom juga mengungkapkan bahwa timnya telah menyiapkan beberapa lagu bertema nasionalisme lainnya yang akan diproduksi secara bertahap.
Ikmal menambahkan, kolaborasinya dengan Annisa menjadi pengalaman yang menarik karena jarang ada penyanyi cilik yang membawakan lagu nasionalisme dengan sentuhan musik modern.
“Di musik tidak ada batas usia. Justru kolaborasi lintas generasi seperti ini menjadi sesuatu yang menyenangkan dan memberi warna baru,” katanya.
Usai mengunjungi tiga sekolah di Jakarta Timur, Annisa Dalimunthe dan Ikmal Tobing dijadwalkan melanjutkan tur ke SDN Utan Kayu Selatan 20 pada Jumat (7/8/2026). Mereka juga membuka peluang untuk tampil di sekolah negeri, swasta, maupun internasional yang ingin bersama-sama mengampanyekan semangat cinta Tanah Air melalui musik.
Lewat tur sekolah ini, Annisa dan Ikmal berharap Merah Putih Gemilang tidak hanya dikenal sebagai lagu anak, tetapi juga menjadi medium untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap Indonesia di kalangan generasi muda. (Hero)