JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Sebanyak 5.360 lagu masuk dalam daftar karya yang didaftarkan untuk AMI Awards 2026. Dari ribuan karya tersebut, Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) menetapkan nominasi dalam 67 kategori pada penyelenggaraan ke-29 ajang penghargaan musik tersebut.
AMI Awards 2026 mengusung tema “Ruang Nada Nusantara”. Karya yang masuk merupakan lagu atau album yang dirilis secara komersial pada periode 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.
Jumlah 5.360 lagu tersebut berasal dari pendaftaran yang dibuka pada 17 Juni hingga 15 Juli 2026.
Selain jumlah karya yang mencapai ribuan, AMI Awards tahun ini juga menambah empat kategori baru. Keempatnya yakni Album Rap/HipHop Terbaik, Karya Produksi Musik Etno Terbaik, Karya Produksi HipDut Terbaik, serta Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik.
Penambahan kategori tersebut mengikuti perkembangan genre dan bentuk musik yang berkembang di Indonesia.
Nominasi AMI Awards 2026
Sejumlah nama populer masuk dalam daftar nominasi tahun ini. Di bidang Pop, kategori Artis Solo Wanita Pop Terbaik diisi Bernadya, Ghea Indrawari, Idgitaf, Lyodra, dan Mahalini.
Untuk Artis Solo Pria Pop Terbaik, nominasi terdiri dari Ifan Seventeen, Pamungkas, Raim Laode, Rony Parulian, dan Tulus.
Sementara itu, kategori Duo/Grup Pop Terbaik menghadirkan For Revenge, Juicy Luicy, Lomba Sihir, Perunggu, dan Sheila on 7.

Pada kategori Album Pop Terbaik, lima album yang masuk nominasi adalah Berusaha di Bawah Hujan dari Idgitaf, Dalam Dinamika dari Perunggu, iqro’ dari Raim Laode, Retrospektif dari Afgan, serta Semoga Hanya di Mimpi dari Bernadya.
AMI Awards 2026 juga mencakup berbagai genre lain, mulai dari rock, jazz, soul/R&B, dangdut, lagu anak-anak, alternatif, keroncong, dance, elektronika, metal, rap/hiphop, hingga koplo.
Pada kategori Album Rap/HipHop Terbaik, yang tahun ini menjadi kategori baru, nominasi terdiri dari Dreams Are Made in Pasar Minggu dari Laze dan Mardial, Dynamite dari Nartok, Kasablanka dari Basboi, MIMPI CINTA & RAPMUZIK dari Quest*, serta MR BANYAK SWAG dari Wicigo Shawty.
Sementara kategori Karya Produksi Musik Etno Terbaik diisi Gamelan Pacifica lewat “UMBARAN”, Neo Nolin Bali lewat “Neo Nolin Bali”, Palui lewat “Wadian Dadas”, Peni Candra Rini lewat “Kumuda Djiwa Gamelan”, serta RIRIT CAMPALA lewat “Babun”.
Untuk kategori baru Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik, nominasi terdiri dari “Orang Baru Lebe Gacor (Tor Monitor Ketua)”, “Body Pata Pata”, “Taguling Guling”, “Ora Urus”, dan “Nikah Kapan?”.
Adapun kategori Karya Produksi HipDut Terbaik menghadirkan dia lewat “EEEE A”, dia dan INDAHKUS lewat “MALU MALU”, Naykilla lewat “MMG (My Mine Gueh)”, Neona lewat “LUPA!”, serta Tenxi dan Jemsii lewat “Bintang 5”.
Ada 67 kategori
Selain kategori genre, AMI Awards 2026 memberikan penghargaan untuk sejumlah aspek produksi musik, seperti pencipta lagu, penata musik, produser rekaman, desain sampul album, tim produksi suara, video musik, hingga tim produksi vokal.
Kategori umum juga mencakup Pendatang Baru Terbaik, Album Terbaik, dan Karya Produksi Terbaik.
Pada kategori Album Terbaik, lima nominasi yakni Berusaha di Bawah Hujan dari Idgitaf, EKLEKTIKO dari Isyana Sarasvati, Iqro’ dari Raim Laode, Puting Beliung dari Tenxi dan Jemsii, serta Semoga Hanya di Mimpi dari Bernadya.
Sedangkan Karya Produksi Terbaik menampilkan “Sesi Potret” dari enau dan Ari Lesmana, “Sedia Aku Sebelum Hujan” dari Idgitaf, “kota ini tak sama tanpamu (Orchestra Version)” dari Nadhif Basalamah dan Andi Rianto, “MMG (My Mine Gueh)” dari Naykilla, serta “Teh Hijau” dari Tulus.
Pengumuman nominasi AMI Awards 2026 digelar pada Senin (21/9/2026) dan disiarkan melalui kanal YouTube resmi AMI Awards/Anugerah Musik Indonesia.
AMI Awards 2026 didukung Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Ajang ini memasuki penyelenggaraan ke-29 setelah pertama kali digelar pada 1996. (Hero)