JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka seleksi terbuka untuk pengisian enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau setara Eselon II pada 2026.
Seleksi ini ditujukan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi persyaratan untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Kementerian Agama dan perguruan tinggi keagamaan negeri.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengatakan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan kompetitif guna mendapatkan pejabat yang memiliki kompetensi serta integritas tinggi.
“Kami mengundang PNS yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Agama,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Enam Jabatan yang Dibuka
Terdapat enam posisi yang tersedia dalam seleksi kali ini, yakni:
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
● Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
● Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Walisongo Semarang.
● Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sunan Ampel Surabaya.
● Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan IAIN Sorong.
● Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan IAKN Kupang.
Pendaftaran Dibuka Sampai 26 Juni
Pendaftaran dilakukan secara daring mulai 12 hingga 26 Juni 2026 melalui portal resmi seleksi JPT Kementerian Agama.
Peserta diwajibkan mengunggah seluruh dokumen persyaratan secara elektronik. Setelah seluruh tahapan registrasi selesai, pelamar akan memperoleh kartu bukti pendaftaran online sebagai tanda bahwa proses pendaftaran telah berhasil dilakukan.
Kepala Biro SDM Kementerian Agama, Muhammad Zain, menjelaskan bahwa tahapan pertama yang harus dilalui peserta adalah seleksi administrasi dengan sistem gugur.
“Seleksi administrasi dilakukan berdasarkan dokumen persyaratan yang telah diunggah pelamar,” kata Zain.
Jadwal Seleksi
Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 29 Juni 2026. Peserta yang lolos selanjutnya mengikuti serangkaian seleksi kompetensi yang meliputi penulisan makalah, asesmen kompetensi, wawancara akhir, serta penelusuran rekam jejak.
Berikut jadwal pelaksanaannya:
● Pengumuman hasil administrasi: 29 Juni 2026.
● Penulisan makalah: 1 Juli 2026.
● Asesmen kompetensi: 2–4 Juli 2026.
● Wawancara akhir: 10–11 Juli 2026.
● Pengumuman hasil akhir: 17 Juli 2026.
Kemenag mengingatkan peserta untuk terus memantau informasi resmi karena jadwal dapat berubah sewaktu-waktu.
Rekam Jejak Dinilai Melalui Portofolio
Dalam seleksi tahun ini, penilaian rekam jejak dilakukan dengan memanfaatkan portofolio peserta sebagai bagian dari implementasi manajemen talenta di lingkungan Kementerian Agama.
Menurut Muhammad Zain, pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan objektivitas dalam menilai kapasitas dan pengalaman para kandidat.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
Peserta harus menyiapkan sejumlah dokumen penting, antara lain KTP, pasfoto terbaru, ijazah pendidikan, SK pengangkatan jabatan, SK kenaikan pangkat terakhir, bukti pelaporan LHKPN dan SPT Pajak tahun 2025, penilaian kinerja dua tahun terakhir, surat rekomendasi instansi, surat lamaran, daftar riwayat hidup, hingga surat pernyataan terkait disiplin ASN dan afiliasi politik.
Selain itu, sertifikat pendidikan dan pelatihan juga dapat dilampirkan sebagai dokumen pendukung apabila tersedia.
Tata Cara Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online. Seluruh dokumen asli harus dipindai dan diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 3 MB untuk setiap berkas.
Panitia menegaskan tidak menerima pengiriman dokumen dalam bentuk fisik atau hardcopy. Bagi pelamar yang mengalami kendala teknis saat proses unggah dokumen, Kementerian Agama menyediakan layanan bantuan melalui Sekretariat Panitia Seleksi Terbuka JPT.
Melalui seleksi terbuka ini, Kementerian Agama berharap dapat menjaring pemimpin-pemimpin profesional yang mampu memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag.
(Hero)