JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Kementerian Agama membantah kabar di media sosial yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar melarang masyarakat menyembelih hewan kurban dan menggantinya dengan uang.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al Asyhar menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan merupakan potongan video yang disebarkan tanpa konteks utuh.
Menurut Thobib, video itu berasal dari pernyataan Menteri Agama saat acara Puncak Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan pada 2 April 2026.
Potongan video tersebut kemudian diberi judul yang menyesatkan sehingga memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Pernyataan Menag harus dipahami secara utuh, bahwa yang dibicarakan adalah gagasan awal pengelolaan agar lebih tertata dan memberi manfaat luas. Itu bukan berarti mengganti praktik ibadah yang sudah berjalan,” kata Thobib dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).
Ia menegaskan, tidak ada pernyataan Menteri Agama yang melarang penyembelihan hewan kurban.
“Kementerian Agama memastikan praktik ibadah tetap berjalan seperti biasa,” ujar dia.
Thobib menjelaskan, gagasan yang disampaikan Menteri Agama saat itu berkaitan dengan pengelolaan kurban agar lebih tertata dan memberi manfaat lebih luas kepada masyarakat.
Salah satu opsinya ialah masyarakat yang menginginkan kemudahan dapat menyerahkan pelaksanaan kurban kepada lembaga profesional, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau lembaga resmi lainnya.
Masyarakat juga dapat memberikan dana senilai hewan kurban kepada Baznas, lalu proses penyembelihan dan distribusi daging dilakukan secara profesional oleh Baznas pusat maupun daerah.
Menurut Thobib, pengelolaan kurban melalui Baznas didukung fasilitas rumah potong hewan yang memenuhi standar kesehatan dan syariat.
Selain itu, proses penyembelihan dilakukan secara higienis serta memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan.
Meski demikian, Thobib menegaskan masyarakat tetap diperbolehkan menyembelih hewan kurban secara mandiri maupun berkelompok seperti yang selama ini berjalan. (Hero)