Yayasan Meutia Hatta Gandeng Kemenag Gelar Nikah Massal dan Layanan Sosial di Senayan

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com  – Yayasan Meutia Hatta menggelar akad nikah massal bagi puluhan pasangan di Tennis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program sosial yang digelar Yayasan Meutia Hatta sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kendala dalam membangun keluarga dan memperoleh kepastian hukum pernikahan.

Hampir 40 pasangan mengikuti akad nikah massal yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi Yayasan Meutia Hatta dengan Kementerian Agama (Kemenag).

Ketua Yayasan Meutia Hatta, Meutia Hatta, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari gagasan untuk meneruskan nilai kepedulian yang diwariskan keluarganya kepada masyarakat.

Menurut dia, pernikahan tidak hanya berkaitan dengan seremoni, tetapi juga menyangkut kepastian status hukum bagi pasangan dan anak-anak mereka.

“Komitmen agama sebagai fondasi rumah tangga” menjadi salah satu nilai yang ingin ditegaskan melalui kegiatan tersebut.

Bu Meutia mengatakan, masih terdapat masyarakat yang menghadapi kesulitan dalam memperoleh dokumen dan status hukum pernikahan. Kondisi itu pada akhirnya dapat berdampak pada kepastian hukum bagi anak-anak dalam keluarga.

Karena itu, ia berharap program serupa dapat diperluas ke berbagai daerah di Indonesia, terutama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan isbat nikah.

“Terutama isbat nikah. Khususnya dalam peran kita memberdayakan ibu-ibu, banyak anak-anak yang belum mendapatkan sertifikat atau status hukum,” ujar Bu Meutia.

Tak hanya nikah massal

Kegiatan Yayasan Meutia Hatta di Tennis Indoor Senayan tidak hanya diisi dengan akad nikah massal.

Sejumlah kegiatan sosial juga digelar dalam kesempatan tersebut, salah satunya donor darah. Meutia menyebut lebih dari 100 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan donor darah.

Program tersebut memiliki keterkaitan dengan sejarah keluarga Hatta. Meutia menjelaskan, Mohammad Hatta atau Bung Hatta merupakan ketua pertama Palang Merah Indonesia (PMI).

Nilai kepedulian terhadap sesama yang ditunjukkan Bung Hatta dan Rahmi Hatta, kata Meutia, menjadi bagian dari nilai yang ingin terus diteruskan melalui kegiatan yayasan.

Selain donor darah, masyarakat juga dapat mengakses layanan pembuatan paspor yang dihadirkan melalui kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kehadiran berbagai layanan dalam satu kegiatan tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus berbagai kebutuhan administratif.

Libatkan UMKM

Yayasan Meutia Hatta juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam kegiatan tersebut.

Bu Meutia mengatakan pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu perhatian yayasan. Karena itu, kegiatan sosial tidak hanya diarahkan pada bantuan langsung, tetapi juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka.

Keluarga pasangan yang mengikuti akad nikah massal juga mendapatkan makanan dan jajanan secara gratis dari yayasan.

Bu Meutia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi menjadi awal dari berbagai program sosial lain yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Ini baru awal program sosial kami, CSR kami terhadap masyarakat umum,” kata dia.

Menjadi bagian dari warisan Rahmi Hatta

Kegiatan nikah massal ini juga memiliki makna khusus karena digelar dalam rangkaian peringatan satu abad Rahmi Hatta.

Bu Meutia mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurut dia, peringatan satu abad Rahmi Hatta menjadi momentum untuk meneruskan nilai-nilai yang selama ini ditanamkan dalam keluarga.

Ia menilai sosok Rahmi Hatta tidak hanya penting dalam sejarah keluarga, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

“Selama ini orang hanya tahu Ibu Hatta, ternyata ada fondasi keluarga yaitu Ibu Rahmi yang membentuk keluarga ini menjadi keluarga yang seutuhnya,” ujar Meutia.

Bagi Meutia, kepedulian tersebut merupakan warisan yang perlu dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

Karena itu, berbagai kegiatan sosial yang digelar Yayasan Meutia Hatta diharapkan dapat menjadi bentuk nyata dari nilai tersebut, mulai dari membantu pasangan memperoleh kepastian hukum pernikahan, donor darah, pelayanan administrasi, hingga pemberdayaan UMKM.

Rangkaian peringatan satu abad Rahmi Hatta juga berlanjut pada malam hari melalui pertunjukan seni dan fashion performance yang mengangkat perjalanan serta nilai-nilai yang diwariskan Rahmi Hatta.

Pertunjukan tersebut akan dikemas dalam lima babak dan melibatkan sejumlah seniman, musisi, penari, model, serta pekerja seni.

Dengan rangkaian tersebut, Yayasan Meutia Hatta ingin menjadikan peringatan satu abad Rahmi Hatta bukan sekadar mengenang sosok keluarga, melainkan juga momentum untuk meneruskan kepedulian sosial kepada masyarakat. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BAHASA BERITA LAINNYA»