TabloidSeleberita – Jakarta, 9 November 2025 — Kiprah Ungu sebagai salah satu band pop paling berpengaruh di Indonesia kembali mendapat sorotan setelah merilis versi terbaru dari lagu legendaris mereka, “Laguku.” Lewat kolaborasi istimewa bersama penyanyi muda bertalenta Prinsa Mandagie, lagu yang pernah menjadi anthem cinta ini kini hadir dalam kemasan modern dengan sentuhan aransemen baru yang lebih segar namun tetap mempertahankan jiwa romantisnya.
Rilisan resmi ini diluncurkan pada akhir Oktober 2025 lewat Trinity Optima Production, lengkap dengan video musik yang sudah tayang di YouTube.
Dirilis pertama kali bertahun-tahun lalu, “Laguku” merupakan salah satu karya ciptaan Enda Ungu yang memiliki tempat khusus di hati para penggemar. Lagu ini identik dengan lirik puitis yang menyuarakan ungkapan cinta secara tulus, menjadikannya salah satu nomor klasik yang tetap relevan hingga sekarang.

Pada versi terbaru ini, Ungu tidak sekadar mengulang memori lama. Mereka membangun ulang aransemen dengan menghadirkan warna musik yang lebih matang, penuh detail, dan disesuaikan dengan karakter vokal Prinsa Mandagie yang dikenal emosional dan ekspresif. Kolaborasi ini tidak hanya memberikan nilai nostalgia, tetapi juga membuka pintu bagi generasi baru untuk mengenal salah satu karya terbaik Ungu dalam format yang lebih kekinian.
Menurut Enda Ungu, ide untuk membangkitkan kembali “Laguku” sebenarnya muncul dari besarnya antusiasme penggemar yang meminta lagu ini dibuat ulang.
“Banyak fans yang minta lagu ini dihadirkan lagi dan kami merasa Prinsa adalah pilihan yang paling pas. Karakter vokalnya kuat, ekspresif, dan bisa membawa emosi lagu ini ke level yang berbeda,” ungkap Enda.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana Ungu melihat kolaborasi bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan proses artistik yang membutuhkan kecocokan rasa dan pemahaman emosional antar penyanyi.
Aransemen yang mereka hasilkan kini menggabungkan elemen pop ballad khas Ungu dengan sentuhan modern yang lebih kaya harmoni. Perpaduan vokal Enda, Pasha, dan Prinsa menghasilkan dinamika baru yang membuat lagu ini memiliki kesan yang lebih mendalam.
“Laguku” masih menyampaikan pesan cinta yang sama kuatnya seperti versi asli. Liriknya mengeksplorasi perasaan rindu dan kasih sayang yang sulit diutarakan secara langsung. Kalimat seperti:
“Mungkin hanya lewat lagu ini, akan kunyatakan rasa cintaku padamu, rinduku padamu tak bertepi,”
adalah simbol dari bagaimana musik sering menjadi jembatan bagi emosi yang tak tersampaikan.
Dalam versi terbaru, interpretasi Prinsa menambahkan lapisan kehangatan baru. Ekspresi vokalnya membawa perspektif berbeda yang membuat lagu ini terasa seperti dialog dua hati, bukan hanya monolog seperti versi aslinya. Hal inilah yang membuat “Laguku” versi duet terasa lebih intim, personal, dan menyentuh.
Bagi Prinsa Mandagie, kesempatan untuk berkolaborasi dengan Ungu adalah pencapaian besar dalam kariernya.
“Ini lagu yang punya tempat spesial di hati banyak orang, termasuk aku sendiri. Bisa membawakannya ulang bersama Ungu adalah pengalaman luar biasa dan penuh kehormatan,” kata Prinsa.
Pengalaman ini tidak hanya menegaskan posisinya sebagai salah satu talenta pop muda yang patut diperhitungkan, tetapi juga menunjukkan bagaimana generasi baru musisi mampu menjalin koneksi kreatif dengan karya-karya besar dari senior mereka.
Versi terbaru “Laguku” tidak hanya hadir dalam bentuk audio. Video musik yang dirilis lewat kanal YouTube Trinity Optima Production juga menjadi bentuk interpretasi visual yang memperkuat narasi lagu. Dengan atmosfer lembut dan permainan tone warna hangat, video tersebut menggambarkan perjalanan dua insan yang saling merindukan, namun hanya bisa mengungkapkannya melalui lagu.
Visual yang dihadirkan memberikan pengalaman baru bagi penonton dan membuat lagu ini semakin mudah diterima generasi masa kini.
“Laguku” versi duet Ungu x Prinsa Mandagie kini telah bisa dinikmati di seluruh digital streaming platform. Kehadirannya menjadi pengingat bahwa karya yang jujur dan penuh perasaan tidak akan pernah pudar dimakan waktu. Kolaborasi ini juga menjadi contoh bagaimana sebuah lagu klasik dapat menemukan kehidupan baru tanpa kehilangan identitas awalnya.
Trinity Optima Production (TOP) adalah label musik sekaligus manajemen artis ternama di Indonesia yang berada di bawah payung Trinity Entertainment Group (TEG). Dengan visi “Nurturing STARS to Inspire Happiness”, TOP terus melahirkan berbagai talenta berbakat dan mengembangkan musik Indonesia melalui pendekatan Artist & Repertoire (A&R) yang komprehensif.
TOP telah bekerja sama dengan berbagai artis besar seperti Afgan, Armand Maulana, Ungu, Maudy Ayunda, Sherina, Lesti, dan Naura. Fokusnya mencakup pengembangan bakat, penentuan brand positioning, strategi promosi, hingga pengelolaan komersial untuk klien internal maupun eksternal. (Hero)