STQH Nasional ke-28 Digelar di Kendari, 3.921 Peserta Siap Syiar Nilai Al-Qur’an dan Hadis untuk Harmoni dan Lingkungan
TabloidSeleberita – Jakarta, 7 Oktober 2025 — Kementerian Agama Republik Indonesia resmi mengumumkan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional ke-28 tahun 2025 yang akan digelar di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada 9–19 Oktober 2025.
Acara akbar ini mengusung tema “Syiar Al-Qur’an dan Hadits: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan,” yang merefleksikan komitmen Kemenag dalam memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus kepedulian terhadap sesama dan alam.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa sebanyak 3.921 peserta dari 37 provinsi akan turut serta dalam ajang bergengsi ini. Jumlah tersebut mencakup peserta inti, cadangan, pelatih, pendamping, official, dewan hakim, pejabat pusat dan daerah, serta tamu negara.

“STQH bukan hanya arena kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan ukhuwah islamiyah antarprovinsi. Kami ingin ajang ini menjadi syiar yang menyejukkan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abu dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Agama, Jakarta (7/10/2025).
Rangkaian kegiatan STQH 2025 akan dimulai dengan Malam Ta’aruf pada 10 Oktober 2025, yang dihadiri oleh Menteri Agama, Gubernur Sulawesi Tenggara, serta seluruh kontingen provinsi.
Pada 11 Oktober, acara dilanjutkan dengan Pawai Ta’aruf, pelantikan Dewan Hakim, serta pembukaan Pameran STQH dan Pasar Rakyat.
Puncak pembukaan resmi STQH akan digelar pada malam harinya dan rencananya dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan defile kafilah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qari terbaik STQH 2023 Ustadz Rosmadi Rosyid, serta Saritilawah oleh Indri Amanda.
Perlombaan akan berlangsung 12–17 Oktober 2025, mencakup berbagai cabang utama seperti:
• Tilawah Al-Qur’an
• Hafalan Al-Qur’an (1, 5, 10, 20, dan 30 juz)
• Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab
• Musabaqah Al-Hadits (100 hadis bersanad, 500 hadis tanpa sanad, dan karya tulis ilmiah hadis)
Selain itu, STQH Nasional 2025 juga akan menghadirkan seminar Al-Qur’an, talk show Keluarga Sakinah, serta diskusi zakat dan wakaf yang terbuka untuk masyarakat umum, menambah nilai edukatif sekaligus memperluas syiar Islam di Tanah Air.
Melalui tema besar yang diusung, STQH 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat moderasi beragama dan kesadaran ekoteologis umat Islam.
“STQH adalah wahana untuk meneguhkan kerukunan dan kepedulian terhadap lingkungan, dua hal yang sejalan dengan misi besar Kementerian Agama,” tutup Abu Rokhmad.
Acara ini akan ditutup secara resmi pada 18 Oktober 2025 di arena utama MTQ Kota Kendari, menandai berakhirnya satu dekade penuh syiar Al-Qur’an yang membawa pesan perdamaian dan cinta lingkungan bagi seluruh umat. (Hero)