TabloidSeleberita.com – JAKARTA, 28 Januari 2026 — Roemah Koffie meluncurkan menu terbaru bertajuk Massimo Freddo, sebuah racikan kopi dingin yang memadukan karakter kopi Indonesia dengan Freddo, minuman espresso khas Yunani. Peluncuran menu ini sekaligus menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung pemulihan petani kopi di Sumatra yang terdampak bencana.
Massimo Freddo tidak hanya diperkenalkan sebagai inovasi produk, tetapi juga sebagai lanjutan dari kampanye Cup for Purpose yang sebelumnya dijalankan Roemah Koffie. Melalui program ini, perusahaan mengajak konsumen berkontribusi langsung dalam upaya pemulihan sektor hulu kopi.
Dalam kampanye Massimo Freddo, Roemah Koffie mengalokasikan dana sebesar Rp30.000 dari setiap pembelian satu minuman untuk disalurkan kepada petani kopi di Sumatra. Nilai kontribusi ini meningkat dibandingkan program sebelumnya yang menetapkan donasi Rp15.000 dari pembelian produk tertentu.

Terinspirasi dari Pengalaman di Yunani
Ide Massimo Freddo berawal dari keikutsertaan Roemah Koffie dalam ajang HORECA Expo di Athena, Yunani, pada Februari 2025. Dalam pameran tersebut, Roemah Koffie memperkenalkan kopi Indonesia kepada pelaku industri perhotelan, restoran, dan kafe di Eropa.
Di sana, tim Roemah Koffie berkenalan dengan Massimo, yang memperkenalkan Freddo, espresso dingin dengan tekstur creamy hasil proses frothing. Racikan tersebut kemudian dicoba menggunakan biji kopi Indonesia dan mendapat respons positif dari pelaku industri kopi internasional.
Pengalaman tersebut menjadi dasar terciptanya Massimo Freddo, yang dinamai sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan Massimo dalam memperkenalkan kopi Indonesia ke pasar global.
Kolaborasi Lintas Industri dengan Ghea Resort
Untuk memperkuat nilai budaya dalam menu tersebut, Roemah Koffie menggandeng Ghea Resort by Amanda Janna, brand fesyen yang dikenal mengangkat motif dan nilai budaya Indonesia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui scarf eksklusif yang dibundel bersama Massimo Freddo.
Scarf tersebut mengusung motif ulos yang dipadukan dengan pola geometris, tekstur kain tenun, serta elemen alam seperti burung dan dedaunan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman berbeda bagi konsumen, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.
Kampanye Massimo Freddo dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 28 Januari hingga akhir April 2026.
Workshop Aroma Bersama Boemi Botanicals
Selain kolaborasi fesyen, Roemah Koffie juga bekerja sama dengan Boemi Botanicals melalui kegiatan workshop pembuatan spray scent. Workshop ini mengajak peserta meracik aroma yang terinspirasi dari biji kopi dan unsur alam, untuk dipadukan dengan scarf Massimo Freddo.
Boemi Botanicals merupakan brand perawatan diri berbasis bahan alami Nusantara yang mengedepankan keberlanjutan, etika produksi, serta pemberdayaan perajin lokal.
Tiga Varian Massimo Freddo
Massimo Freddo hadir dalam tiga varian rasa, yakni Massimo Freddo Aren, Massimo Freddo Orange, dan Massimo Freddo Coconut. Setiap varian menawarkan karakter rasa yang berbeda, mulai dari manis seimbang hingga segar dan tropis.
Setiap pembelian Massimo Freddo dibundel dengan satu scarf kolaborasi Roemah Koffie dan Ghea Resort, dengan harga Rp189.000++. Produk ini tersedia di seluruh gerai Roemah Koffie, layanan pesan antar daring, serta melalui program loyalitas My JHL.
“Melalui Massimo Freddo, kami ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi petani kopi Sumatra. Setiap pembelian menjadi bagian dari upaya pemulihan kehidupan para petani yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan kopi kami,” ujar Denis Surya, Marketing Communication Manager Roemah Koffie. (Hero)