Tabloidseleberita, Jakarta, — PT CACS resmi memulai langkah ekspansi bisnisnya di sektor jasa kebersihan dengan menggelar seremoni pembukaan yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan Halal Bihalal di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Momentum ini menandai keseriusan perusahaan dalam memperluas pangsa pasar sekaligus membuka peluang kerja di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Komisaris Utama PT CACS, Biem T. Benyamin. Ia menegaskan bahwa ekspansi perusahaan tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berdampak pada penciptaan lapangan kerja.
“Industri cleaning service memiliki potensi besar. Kami ingin hadir dengan membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujar Biem.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT CACS, Sahrizal Hasan, menyampaikan target ambisius perusahaan untuk merekrut ribuan tenaga kerja sepanjang 2026. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas utama seiring dengan ekspansi yang dilakukan.
“Fokus kami bukan hanya pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan layanan kebersihan yang berkualitas dan profesional,” kata Sahrizal.
Ia juga mengungkapkan filosofi di balik nama CACS, yang merupakan gabungan dari “CA” (Che Amin, pemilik CA Integrated Facilities Malaysia) dan “CS” yang berarti sahabat, sebagai simbol kolaborasi dan kemitraan.
Sementara itu, Chairman CA Malaysia, Mohd Azhar Bin Baharuddin, menyoroti kekuatan perusahaan pada pemanfaatan teknologi modern, termasuk penggunaan mesin robotik dalam operasional.
“Teknologi akan menjadi pembeda utama kami di pasar Indonesia, sekaligus meningkatkan efisiensi kerja,” ujarnya.
Dari sisi bisnis, PT CACS mengklaim telah mengamankan sejumlah proyek sejak awal operasional bulan ini. Proyek tersebut tersebar di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Karawang, dan Yogyakarta. Perusahaan juga menargetkan ekspansi lanjutan ke wilayah Jawa Timur dalam waktu dekat.
Haji Che Mohd Amin Bin Husain direktur PT CACS menuturkan bahwa dari sisi Manajemen menargetkan ratusan proyek berjalan secara bertahap hingga pertengahan 2026, dengan lonjakan aktivitas diproyeksikan terjadi pada Mei dan Juni. Selain ekspansi, perusahaan menekankan pendekatan berbasis kesejahteraan pekerja. Sistem rekrutmen akan memprioritaskan tenaga kerja di sekitar lokasi proyek guna meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup pekerja.
“Penempatan kerja kami upayakan dekat dengan domisili, maksimal sekitar dua kilometer, agar lebih efektif dan mendukung kesejahteraan,” ungkap Che Mohd Amin Bin Husain
Untuk memperkuat sumber daya manusia, PT CACS juga menggandeng perusahaan outsourcing dan lembaga pelatihan kerja guna memastikan tenaga kerja yang direkrut memiliki kompetensi yang memadai.
Pengalaman operasional di Malaysia turut menjadi acuan dalam strategi perusahaan, terutama dalam menghadapi tantangan keterbatasan tenaga kerja melalui pemanfaatan teknologi robotik.
Meski di tengah ketidakpastian global, termasuk tekanan ekonomi dan dinamika geopolitik, manajemen tetap optimistis terhadap prospek industri jasa kebersihan yang dinilai akan terus tumbuh.
Dengan strategi ekspansi agresif, dukungan teknologi modern, serta penguatan SDM, PT CACS membidik posisi sebagai salah satu pemain utama di industri cleaning service nasional sekaligus berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.