JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Nyai Dewi Rantian kembali menggelar kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako kepada ratusan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Aksi berbagi ini sudah menjadi tradisi yang rutin ia lakukan setiap Ramadan.
Pada tahun ini, Nyai Dewi Rantian menyalurkan bantuan sembako kepada sekitar 400 kepala keluarga yang berasal dari beberapa RT di sekitar kediamannya. Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng yang diharapkan dapat membantu warga menjelang Lebaran.
Nyai Dewi Rantian mengatakan kegiatan berbagi ini sudah ia lakukan selama sekitar lima tahun terakhir. Ia berperan sebagai koordinator yang mengajak para tamu maupun orang-orang yang datang kepadanya untuk turut menyisihkan sebagian rezeki mereka bagi warga yang membutuhkan.
“Biasanya saya mengajak tamu-tamu yang datang untuk ikut berbagi. Kita saling membantu orang-orang yang kurang mampu di lingkungan sekitar,” kata Nyai Dewi Rantian di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, respons warga terhadap kegiatan tersebut sangat positif. Masyarakat di sekitar tempat tinggalnya menyambut baik setiap kegiatan sosial yang diadakan, terutama karena bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan sehari-hari.
Selain kegiatan berbagi sembako saat Ramadan, Nyai Dewi Rantian juga kerap mengadakan kegiatan kebersamaan bagi warga, termasuk perayaan Hari Kemerdekaan setiap Agustus. Ia mengaku senang mengumpulkan warga untuk berbagai kegiatan yang mempererat hubungan sosial di lingkungan.
Nyai Dewi Rantian juga menekankan pentingnya berbagi dengan orang yang benar-benar membutuhkan. Ia percaya bahwa keikhlasan dalam membantu sesama dapat membawa keberkahan dan mempermudah berbagai persoalan hidup.
Nyai Dewi Rantian menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan lebih sering berupa bahan makanan daripada uang. Menurutnya, sembako seperti beras memiliki manfaat langsung bagi penerima karena dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga.
“Bagi orang yang membutuhkan, makanan seperti beras sangat berarti. Yang penting bukan nilainya, tetapi keikhlasan kita saat berbagi,” ujarnya.
Pembagian sembako sengaja dilakukan sekitar satu minggu sebelum Lebaran. Hal ini dilakukan agar warga yang berencana pulang kampung tidak perlu terlalu menghemat pengeluaran untuk membeli kebutuhan pokok.
Ke depan, Nyai Dewi Rantian berharap kegiatan sosial ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Ia menargetkan jumlah penerima bantuan dapat terus meningkat setiap tahun.
“Kalau tahun ini 400 keluarga, mudah-mudahan tahun depan bisa 500, lalu 1.000, bahkan lebih. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan bisa menginspirasi orang lain untuk ikut berbagi,” kata Nyai Dewi Rantian.
(Hero)