Nila Baharuddin dan Malinda Furniture Gallery Luncurkan “Kikyō” di PIK 2: Dialog Mode–Interior Bernuansa Jepang–Nusantara
TabloidSeleberita – Jakarta, 26 November 2025 — Lanskap desain Indonesia kembali mendapat suntikan energi baru melalui kolaborasi antara desainer mode kontemporer Nila Baharuddin dan Malinda Furniture Gallery. Keduanya menghadirkan acara eksklusif bertajuk “帰郷 Kikyō A Designer’s Homecoming” di showroom Malinda Furniture Gallery, Indonesia Design District PIK 2, sebuah perayaan yang menautkan dunia mode, interior, dan narasi lintas budaya.
“Kikyō”, yang dalam budaya Jepang bermakna homecoming, menjadi judul perjalanan kreatif terbaru Nila setelah tampil di berbagai panggung mode Negeri Sakura. Ia sebelumnya hadir dalam pop-up store FEELSEEN Ginza, Pameran New Energi di Stadium Nasional Yoyogi, hingga pop-up store eksklusif di Daimaru Tokyo.
Lewat koleksi ini, Nila merangkai kembali jejak artistiknya melalui pendekatan yang menyatukan struktur arsitektur Jepang, lanskap alamnya, serta tekstil Nusantara yang digarap ulang secara modern. Estetika yang muncul bukan sekadar pertemuan dua budaya, tetapi juga refleksi karakter perempuan Indonesia: kuat, lembut, dan anggun—seperti gema yang bergerak tenang namun tegas.

Komitmennya pada craftsmanship berkelanjutan membuat koleksi Kikyō terasa seperti karya hidup yang merayakan tradisi tanpa terperangkap nostalgia.
Kolaborasi bersama Malinda Furniture Gallery menjadi fondasi pengalaman imersif yang unik. Sebagai kurator lebih dari 30 brand furniture internasional, Malinda menghadirkan vignette interior yang menjadi panggung bagi peragaan busana.
Pendekatan ini membentuk instalasi hidup: siluet busana bergerak di antara atmosfer ruang yang terkurasi—seakan desain mode dan interior sedang berdialog tanpa suara. Pengunjung tidak hanya melihat koleksi, tetapi juga merasakannya sebagai bagian dari ruang hunian modern.
Acara ini dibuka dengan keynote speech oleh Lisa Ayodhia, Founder dan Chairwoman Yayasan Duta Indonesia Maju (YDIM), yang menyoroti kontribusi perempuan dalam industri kreatif.
Rangkaian kegiatan yang dihadirkan meliputi:
• Press Conference mengenai perjalanan internasional Nila dan filosofi kolaborasi Kikyō.
• Fashion Interior Tour, menawarkan perspektif baru mengenai hubungan mode dan interior.
• Pop-Up Store eksklusif, termasuk koleksi terbatas dan Japan-exclusive pieces yang pertama kali hadir di Indonesia.
Kolaborasi ini turut didukung oleh Ekles Clinic, klinik estetika premium yang membawa fokus pada keindahan autentik dan personal. Kehadirannya memperkuat pesan acara mengenai estetika, ekspresi diri, dan kualitas craftsmanship.
Nila Baharuddin merupakan desainer mode Indonesia lulusan Sugino Fashion College Tokyo dan The Art Institute of Seattle. Sejak meluncurkan labelnya pada 2018, Nila konsisten menghadirkan karya yang menautkan budaya Jepang–Indonesia dalam pendekatan kontemporer. Koleksinya pernah tampil di Paris Fashion Week dan London Fashion Week, serta diliput oleh media mode internasional seperti ELLE dan Harper’s Bazaar.
Dalam setiap desain, Nila menekankan keberlanjutan, keindahan ketidaksempurnaan, serta representasi perempuan Indonesia.
Didirikan pada tahun 2000, Malinda Furniture Gallery merupakan pelopor ritel furniture premium bergaya Amerika di Indonesia.
Dengan representasi brand internasional seperti Caracole, Bernhardt, Hooker Furniture, dan Michael Amini, Malinda menghadirkan kurasi interior modern dan elegan. Showroom di Indonesia Design District PIK 2 juga menawarkan solusi kustom kabinet residensial, menjadikannya salah satu destinasi utama bagi pecinta desain interior kelas premium. (Hero)