Mawar de Jongh Rilis “KAN”, Lagu tentang Intuisi yang Diabaikan dalam Hubungan

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com  – Mawar de Jongh kembali merilis karya musik terbaru. Kali ini, penyanyi sekaligus aktris tersebut memperkenalkan single berjudul “KAN” pada Jumat (21/8/2026).

Single ini menjadi bagian baru dalam perjalanan musik Mawar yang telah dimulai sejak 2019. “KAN” juga menawarkan pendekatan berbeda dari sejumlah karya Mawar sebelumnya, terutama dari sisi aransemen dan suasana lagu.

Judul “KAN” diambil dari potongan ungkapan “sudah kubilang” atau I told you so. Ungkapan tersebut menjadi gambaran utama cerita yang dibawa lagu ini.

Cerita tentang peringatan yang diabaikan

“KAN” bercerita tentang seseorang yang sedang menghadapi masalah dalam hubungan percintaan.

Sejak awal, orang terdekatnya sebenarnya sudah memberikan sejumlah peringatan mengenai hubungan tersebut. Namun, karena terlanjur jatuh cinta, berbagai nasihat itu tidak dihiraukan.

Pada akhirnya, orang tersebut harus menghadapi sendiri konsekuensi dari keputusan yang diambilnya.

Mawar mengaku tertarik dengan cerita “KAN” karena kisahnya terasa dekat dengan pengalaman orang-orang di sekitarnya.
Dalam perkembangannya, cerita lagu tersebut juga dapat dimaknai sebagai percakapan seseorang dengan dirinya sendiri.

Intuisi yang sejak awal memberikan tanda sebenarnya sudah ada, tetapi sengaja diabaikan karena seseorang memilih mengikuti perasaannya.

Awalnya akan menjadi lagu duet

“KAN” diciptakan oleh Iqbal Siregar, Denis Ligia, Faishal Muhammad Fasya, dan Mohammed Kamga.

Iqbal mengatakan, ide awal lagu tersebut dibuat untuk dinyanyikan oleh dua perempuan. Konsepnya berupa percakapan antara dua sahabat yang membahas hubungan percintaan.

Namun, konsep tersebut kemudian berubah menjadi lagu solo. Perubahan itu membuat cerita “KAN” terasa lebih personal ketika dibawakan Mawar.

Dari sisi produksi vokal, Mawar diarahkan untuk lebih mengutamakan penyampaian cerita dalam lagu.

Menurut Iqbal, karakter vokal Mawar dinilai mampu membuat pesan lagu terdengar natural tanpa harus menggunakan teknik vokal secara berlebihan.

Mawar eksplorasi warna musik baru

Mawar menyebut “KAN” menjadi salah satu bentuk eksplorasi baru dalam perjalanan musiknya.

Perbedaan tersebut tidak hanya terdengar dari aransemen, tetapi juga terlihat dari konsep dan suasana lagu.

Bagi Mawar, hal tersebut membuat “KAN” terasa lebih segar dibandingkan karya-karyanya sebelumnya.

Sebelumnya, Mawar merilis “Tinggal” yang menjadi original soundtrack film Tinggal Meninggal pada Juni 2025.

Sejak memulai karier musik pada 2019, sejumlah karya Mawar telah mencatat puluhan juta streaming dan penayangan di berbagai platform digital.

Video musik “KAN” tampil lebih ceria

Tidak hanya melalui musik, konsep baru juga ditampilkan dalam video musik “KAN”.

Mawar bekerja sama dengan Bernadus Raka untuk menghadirkan visual dengan nuansa yang lebih ceria. Eksplorasi dilakukan melalui warna, penampilan, akting, dan pengambilan gambar.

Video musik tersebut dirilis bersamaan dengan single “KAN” dan dapat disaksikan melalui kanal YouTube Trinity Optima Production.

Sementara itu, lagu “KAN” sudah tersedia di berbagai platform streaming digital mulai 21 Agustus 2026.

Lewat “KAN”, Mawar de Jongh mengangkat cerita tentang cinta, persahabatan, dan intuisi yang kerap diabaikan hingga seseorang akhirnya harus menghadapi akibat dari pilihannya. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.