JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Album perdana OURORA milik grup musik DNA tidak hanya menjadi pencapaian bagi para personelnya, tetapi juga membanggakan orang-orang terdekat mereka. Karen dan Alya mengaku ikut merasakan kebahagiaan atas kerja keras Aloy yang akhirnya membuahkan album berisi 18 lagu.
Dalam sesi wawancara, Karen menjelaskan alasan dirinya tidak terlibat sebagai kolaborator dalam album tersebut. Ia mengaku sebenarnya sempat mengisi suara pada salah satu lagu, tetapi memilih agar bagian itu tidak dimasukkan dalam versi akhir.
Menurut Karen, keputusan tersebut diambil karena ia ingin membangun identitas bermusiknya sendiri, terpisah dari perjalanan Aloy bersama DNA.
“Aku memang belum percaya diri untuk muncul. Aku juga ingin membedakan Karen dengan DNA,” ujar Karen.

Meski demikian, Karen berharap album OURORA menjadi awal yang baik bagi perjalanan DNA di industri musik. Ia juga mendoakan agar Aloy dan seluruh personel terus menghasilkan karya-karya baru.
Karen berharap DNA semakin dikenal oleh penikmat musik, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah internasional.
Salah satu impian yang ia soroti adalah melihat DNA tampil di festival musik elektronik bergengsi dunia, Tomorrowland.
Sementara itu, Alya mengaku bangga karena mengetahui perjuangan Aloy selama menggarap album tersebut. Menurutnya, proses kreatif yang dilalui tidak mudah hingga akhirnya album dengan 18 lagu itu resmi dirilis.
“Aku bangga. Aku tahu perjuangan dia saat membuat setiap lagunya. Jadi ketika akhirnya album 18 lagu ini rilis, rasanya benar-benar ikut bangga,” kata Alya.
Karen dan Alya pun menegaskan akan terus memberikan dukungan terhadap perjalanan karier DNA. Mereka berharap grup tersebut dapat mewujudkan mimpi untuk menembus pasar musik internasional.
“Kami hanya bisa mendukung dan mendoakan semoga semua cita-cita mereka bisa tercapai, termasuk tampil di Tomorrowland,” ujar mereka. (Hero)