Jakarta Fusion Jazz Festival 2026 Digelar di Kemang, Krakatau hingga Karimata Siap Tampil

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Deheng House di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jakarta Fusion Jazz Festival (JFJF) 2026 pada 19-20 Juni mendatang. Festival ini digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-499 sekaligus menyambut World Music Day yang diperingati setiap 21 Juni.

Ajang musik yang diinisiasi Dehills Production tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jakarta Annual Fusion Festival (JAKFUSE) menuju perayaan 500 tahun Kota Jakarta. Penyelenggaraan festival juga mendapat dukungan dari DSS dan PAPPRI Live.

Pada hari pertama, Jumat (19/6/2026), panggung utama DeConcert Room akan dibuka oleh penampilan Emerald-BEX, grup yang memiliki rekam jejak panjang di genre fusion jazz Indonesia. Formasi yang tampil antara lain Iwang Noorsaid, Morgan Sigarlaki, Roediyanto, Yandi, serta Dudy Oris sebagai vokalis.

Selain itu, panitia menghadirkan program khusus bertajuk Tribute to Indonesian Fusion Bands.

Dalam sesi ini, Audiensi Band akan membawakan sejumlah lagu dari grup fusion legendaris Indonesia seperti Bhaskara, Spirit Band, dan Funk Section yang populer pada era 1980-an hingga 1990-an.

Sejumlah musisi yang pernah tergabung dalam grup-grup tersebut juga dijadwalkan tampil, di antaranya Vonny Sumlang dan AS Mates dari Bhaskara. Sementara dari Spirit Band hadir Eramono, Ilyas Muhadji, serta Kemala Ayu.

Adapun beberapa personel Funk Section yang ikut meramaikan acara adalah Mus Mujiono, Yance Manusama, dan Eka Bhakti.

Hari pertama festival akan ditutup dengan penampilan sejumlah nama besar di dunia jazz fusion Tanah Air. Krakatau akan tampil bersama Indra Lesmana, Gilang Ramadhan, Dwiki Dharmawan, dan Trie Utami yang diperkuat Barry Likumahuwa serta Andre Dinuth.

Tak hanya menghadirkan konser utama, JFJF juga menyelenggarakan berbagai aktivitas di area KoFi&Ti Deheng House lantai dua. Mulai pukul 16.00 WIB, pengunjung dapat mengikuti talkshow, jam session, hingga penampilan musisi muda. Pada malam harinya, Ricky Poetiray & Friends serta Cendy Luntungan & Friends dijadwalkan menghibur pengunjung.

Memasuki hari kedua, Sabtu (20/6/2026), Audiensi kembali tampil dengan membawakan lagu-lagu milik Casiopea, grup jazz fusion asal Jepang yang berpengaruh dalam perkembangan musik fusion di Indonesia.

Selain itu, grup T-42 akan menghidupkan suasana dengan membawakan karya-karya Level 42, band asal Inggris yang dikenal melalui perpaduan musik jazz, funk, dan pop.

Puncak festival pada hari kedua akan ditutup oleh Karimata. Grup yang telah lama menjadi ikon jazz fusion Indonesia itu akan tampil dengan formasi Candra Darusman, Aminoto Kosin, Budhy Haryono, Donny Koes, Indro Hardjodikoro, dan Kharis.

Panitia menargetkan sekitar 1.000 pengunjung hadir selama dua hari penyelenggaraan. Melalui Jakarta Fusion Jazz Festival 2026, mereka berharap genre fusion jazz kembali mendapat ruang yang lebih luas sekaligus memperkenalkan Deheng House sebagai destinasi baru bagi penikmat musik dan para musisi di Jakarta. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.