Isyana Sarasvati Hadirkan Dunia EKLEKTIKO di JICAF 2025: Kolaborasi Visual dan Musik Bersama Varsam Kurnia
TabloidSeleberita – Jakarta, 3 Oktober 2025 — Ajang Jakarta Illustration & Creative Arts Festival (JICAF) 2025 menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Isyana Sarasvati, musisi yang selalu dikenal karena gaya berkaryanya yang eksperimental dan imajinatif. Melalui program Special Drop, Isyana membawa semesta kreatif dari album terbarunya, EKLEKTIKO, keluar dari ranah musik menuju dunia nyata.
Dalam kesempatan ini, Isyana memperkenalkan karakter fiktif bernama MAMIU, sosok penuh warna yang merepresentasikan sisi inner child dan kehangatan dalam dirinya. MAMIU tampil dalam berbagai bentuk merchandise collectible seperti plushie, tumbler, sticker pack kolaborasi dengan Kolam Susu Studio, apparel hasil kerja sama dengan FAITH INDUSTRIES, hingga art print edisi terbatas.
Isyana menjelaskan bahwa setiap karakter di universe EKLEKTIKO merupakan refleksi dari berbagai lapisan kepribadian dan pengalaman hidupnya.

“MAMIU itu sisi imajinatif dan ceria dari diriku, sedangkan Cecilia membawa nuansa yang lebih dalam dan misterius,” ungkap Isyana. “Lewat JICAF, aku ingin mengajak semua orang menyelami dunia ini — bukan cuma lewat musik, tapi juga lewat visual dan benda yang bisa mereka rasakan dan bawa pulang.”
Dalam momen yang sama, Isyana juga memperkenalkan kolaborasi eksklusif dengan Varsam Kurnia, salah satu official artist di JICAF 2025. Bersama Varsam, Isyana menghadirkan visual utama untuk chapter berikutnya dari EKLEKTIKO yang berjudul Cecilia.
Visual tersebut hadir dalam bentuk art print dan T-shirt bergaya sigil, sekaligus menjadi ilustrasi pendamping untuk single pertama dari chapter Cecilia, berjudul I’m On My Way, yang akan dirilis pada 17 Oktober 2025.
Varsam mengaku, bekerja dengan Isyana merupakan tantangan yang unik karena dunia EKLEKTIKO sarat makna dan lapisan narasi.
“Cecilia bukan hanya karakter visual, tapi juga representasi dari perjalanan batin. Tugas saya adalah menangkap esensi itu tanpa membatasi interpretasi orang lain,” ujar Varsam.
Isyana pun membawakan lagu I’m On My Way untuk pertama kalinya secara eksklusif di panggung JICAF, menghadirkan pengalaman lintas disiplin yang memadukan musik, ilustrasi, dan imajinasi.
Isyana mengaku bahwa kolaborasi lintas bidang merupakan bagian penting dari visinya sebagai seniman. Ia merasa bahwa menggabungkan musik dengan disiplin seni lain justru membuat setiap karya terasa lebih utuh.
“Aku senang ketika karyaku bisa tumbuh melampaui musik. Kolaborasi seperti ini memperkaya makna dan memperpanjang napas dari karya itu sendiri,” kata Isyana.
Selain dengan Varsam, Isyana juga menggandeng sejumlah ilustrator dan kreator lokal lain dalam proyek Special Drop ini, menciptakan ruang dialog antara musik, desain, dan seni visual yang saling memperkuat.
Melalui proyek Special Drop di JICAF 2025, Isyana Sarasvati menunjukkan bahwa musik bukan hanya soal nada dan lirik, tetapi juga tentang dunia yang bisa disentuh dan dihidupi. Dunia EKLEKTIKO bukan sekadar konsep album — melainkan semesta yang menumbuhkan interaksi, kolaborasi, dan inspirasi lintas disiplin.
Bagi penggemar, ini bukan hanya kesempatan untuk menikmati karya baru Isyana, tetapi juga untuk benar-benar masuk ke dalam dunia Isyana Sarasvati — dunia yang penuh warna, kedalaman, dan kebebasan berimajinasi. (Hero)