TabloidSeleberita – Jakarta, 6 Februari 2025 – Industri kriya Indonesia semakin diperkuat di kancah global melalui INACRAFT Forum 2025, yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa kriya adalah subsektor unggulan yang harus terus dipromosikan agar semakin mendunia.
Dalam sambutannya, Menekraf Riefky Harsya menyampaikan bahwa kriya menyumbang 15% terhadap PDB ekonomi kreatif pada 2023. Ia pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas pasar kriya Indonesia.
“Kriya merupakan salah satu subsektor unggulan ekonomi kreatif yang memiliki kontribusi signifikan. Dengan kolaborasi yang kuat, industri kriya lokal akan semakin mendunia serta meningkatkan perekonomian nasional,” ujar Menekraf Riefky.

Menekraf Riefky juga mengapresiasi Association Of Exporters and Producers of Indonesian Handicraft (ASEPHI) yang selama 25 tahun konsisten menggelar INACRAFT meski menghadapi berbagai tantangan.
Baby Jurmawati Djuri, Vice Chairwoman II ASEPHI, menekankan bahwa kriya harus menjadi sentral ekonomi kreatif dengan mengusung konsep Future Craft. Ini berarti mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan kearifan lokal agar produk kriya tetap relevan di era digital.
“Kami ingin menjadikan kerajinan sebagai sentral ekonomi kreatif dengan cita-cita Future Craft, memastikan kerajinan terus berkembang dan berdaya saing global,” ujar Baby Jurmawati Djuri.
Sementara itu, Muchsin Ridjan, Ketua Umum ASEPHI, menyampaikan terima kasih kepada Menekraf atas dukungannya. Menurutnya, pemerintah memiliki peran penting dalam menjembatani para pengrajin agar produk mereka bisa menembus pasar internasional.
“Dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif sangat dibutuhkan untuk memajukan ekonomi kreatif melalui INACRAFT, menjembatani bakat pengrajin Indonesia, dan menjadikan kerajinan Indonesia mendunia,” kata Muchsin Ridjan.
Menekraf Riefky Harsya menegaskan bahwa industri kriya harus sejalan dengan Asta Cita Presiden yang mendorong swasembada ekonomi kreatif. Dengan strategi promosi yang tepat dan kolaborasi yang erat, industri kriya diharapkan mampu mengangkat perekonomian nasional.
“Mari kita bergandengan tangan mengembangkan dan mempromosikan industri kriya sebagai bagian dari ekonomi kreatif Indonesia,” tutup Menekraf Riefky.
Dengan keberlanjutan INACRAFT sebagai ajang promosi dan inovasi, industri kriya Indonesia semakin berpeluang besar untuk bersaing di tingkat global. (Hero)