TabloidSeleberita.com – JAKARTA, 30 Januari 2025 — Grup musik religi lintas generasi HASNA resmi merilis single perdana berjudul “Shalawat Badar” pada Jumat (30/1). Perilisan ini menandai langkah awal HASNA di industri musik Indonesia dengan menghadirkan karya religi yang dikemas secara sederhana dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.
HASNA terdiri dari enam personel perempuan, yakni Natasha Pramudita, Iranty Purnamasari, Inez Yuana, Vinny Alvionita, Nana Tamam, dan Evo Meirita. Seluruh personel merupakan alumni SMA Negeri 3 Teladan Jakarta yang memiliki kesamaan visi untuk menghadirkan musik bernuansa religius sebagai sarana refleksi dan pengingat spiritual.
Dalam konferensi pers di Jakarta, perwakilan HASNA menyampaikan bahwa “Shalawat Badar” diposisikan sebagai doa yang disampaikan melalui medium musik. Lagu ini diharapkan dapat menjadi teman ibadah sekaligus penyejuk hati bagi pendengarnya.

“Shalawat Badar bukan hanya lagu, tetapi doa. Kami berharap karya ini bisa menjadi pengingat dan memberikan ketenangan bagi siapa pun yang mendengarkannya,” ujar perwakilan HASNA.
Proses kreatif lagu tersebut, menurut para personel, lahir dari diskusi-diskusi santai yang dilakukan secara rutin. Natasha Pramudita menjelaskan bahwa pendekatan sederhana dipilih agar pesan spiritual tetap tersampaikan secara utuh.
“Kami ingin shalawat ini terdengar dekat dan mengajak, bukan menggurui. Karena itu, kami menjaga aransemen tetap sederhana agar makna doa menjadi fokus utama,” kata Natasha.
Aransemen minimalis dengan harmonisasi vokal menjadi ciri utama dalam lagu ini. HASNA berharap perpaduan tersebut mampu menciptakan suasana khusyuk tanpa mengalihkan perhatian pendengar dari esensi shalawat yang dibawakan.
Perilisan “Shalawat Badar” juga hadir di tengah tren musik religi nasional yang terus berkembang. Dalam beberapa tahun terakhir, musik bernuansa spiritual tidak lagi terbatas pada momentum Ramadhan, melainkan dirilis sepanjang tahun dengan pendekatan yang lebih modern dan inklusif, terutama bagi generasi muda.
Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya kehadiran lagu-lagu shalawat dan dzikir di platform digital, yang dikemas dengan aransemen kekinian tanpa meninggalkan nilai religius. Musik religi pun kini menjadi bagian dari gaya hidup reflektif masyarakat urban.
Pemilihan “Shalawat Badar” sebagai single perdana didasari oleh nilai historis dan spiritual yang kuat. Shalawat ini dikenal luas di kalangan umat Islam sebagai doa yang sarat makna perjuangan, keikhlasan, dan harapan akan keberkahan.
Single “Shalawat Badar” versi HASNA kini telah tersedia dan dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital. (Hero)