Hari Santri 2026, Nasaruddin Umar Minta Santri Kuasai Teknologi dan Ilmu Pengetahuan

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong santri meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghadapi tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Nasaruddin mengatakan, perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia perlu dilanjutkan melalui kontribusi nyata dalam pembangunan.

Jika dahulu santri turut berjuang melawan penjajah, kini santri diharapkan berperan melalui pendidikan, inovasi, penguasaan teknologi, dan penguatan akhlak.

Ia menegaskan, santri tidak seharusnya membatasi cita-cita hanya pada bidang keagamaan.

Menurut Nasaruddin, santri memiliki kesempatan untuk berkiprah sebagai ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa.

Kesempatan tersebut perlu diimbangi dengan kesungguhan dalam belajar dan kemauan mengabdikan ilmu bagi kemajuan masyarakat.

Nasaruddin juga menilai pesantren memiliki modal penting untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia. Selain mengajarkan ilmu pengetahuan, pesantren berperan dalam membentuk karakter, menanamkan kemandirian, dan membangun semangat pengabdian.

Ia berharap penguatan kelembagaan pesantren dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kontribusi santri di berbagai bidang.

Melanjutkan semangat Resolusi Jihad

Dalam kesempatan yang sama, Nasaruddin mengingatkan kembali peran ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Resolusi Jihad yang dicetuskan pada 22 Oktober 1945 menjadi salah satu tonggak sejarah perjuangan bangsa. Seruan tersebut mendorong perlawanan terhadap upaya kembalinya penjajahan dan berkaitan erat dengan peristiwa 10 November 1945.

Menurut Nasaruddin, semangat perjuangan tersebut tetap relevan meskipun tantangan yang dihadapi bangsa telah berubah.

Santri saat ini diharapkan mampu meneruskan perjuangan melalui peningkatan kualitas diri dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Dengan demikian, pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BAHASA BERITA LAINNYA»