GJLS: Berapi-Api, Film Komedi Aksi yang Padukan Persahabatan dan Misi Selamatkan Anak

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Trio komika GJLS kembali ke layar lebar lewat film GJLS: Berapi-Api yang memadukan komedi, aksi, persahabatan, dan isu kemanusiaan. Film produksi Amadeus Sinemagna ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.

Disutradarai Monty Tiwa dan diproduseri Indra Yudhistira, film ini mengisahkan tiga sahabat, Rigen (Rigen Rakelna), Rispo (Ananta Rispo), dan Hifdzi (Hifdzi Khoir), yang bercita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran.

Namun, perjalanan mereka tidak berjalan mulus. Gagal dalam pelatihan bersama regu elite Algojo Api membuat ketiganya harus menjalani tugas pelayanan yang kerap dipandang sebelah mata.

Situasi berubah ketika mereka berusaha membuktikan kemampuan diri. Bersama Bu Guru Nana (Grace Emmanuela), ketiganya justru terlibat dalam upaya membongkar sindikat perdagangan anak.

Angkat Empati di Balik Humor GJLS

Melalui GJLS: Berapi-Api, Monty Tiwa berupaya membawa karakter komedi khas trio GJLS ke dalam cerita yang memiliki konflik dan pesan kemanusiaan.

Film ini juga mengangkat nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelayanan pemadam kebakaran, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Executive Producer sekaligus CEO Amadeus Sinemagna, Indra Yudhistira, mengatakan film ini dikembangkan dengan skala produksi lebih besar dan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Monty Tiwa menuturkan bahwa tantangan dalam menggarap film ini adalah mempertahankan karakter humor GJLS tanpa mengulang formula yang sama.

Komedi dalam film tersebut dipadukan dengan aksi, persahabatan, dan konflik yang menyentuh sisi emosional penonton.

Tiga Sahabat Berjuang Membuktikan Diri

Rigen, Rispo, dan Hifdzi tidak hanya menghadapi tantangan dalam mengejar cita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran. Ketiganya juga harus menghadapi pandangan sebelah mata terhadap kemampuan mereka.

Rigen Rakelna mengatakan, perjuangan karakternya menggambarkan seseorang yang memiliki mimpi besar, tetapi harus menghadapi berbagai hambatan untuk mencapainya.

Ananta Rispo menambahkan, karakternya memiliki sisi lembut, terutama dalam menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak panti asuhan.

Adapun Hifdzi Khoir menggambarkan karakternya sebagai sosok yang tetap memiliki kepedulian terhadap sesama meskipun pernah menjadi korban perundungan.

Persahabatan ketiganya menjadi salah satu unsur penting dalam cerita, sekaligus memperkuat pesan tentang keberanian, kepedulian, dan semangat untuk membantu orang lain.

Diperkuat Banyak Pemain dan Soundtrack Barasuara

Film GJLS: Berapi-Api turut dibintangi Carissa Perusset sebagai Bondan, Aurra Kharisma sebagai Jayanti, Inayma sebagai Joana, Sadha Triyudha sebagai Sugeng, Nigel Siwabessy sebagai Sentot, dan Ebel Cobra sebagai Komandan Toni.

Jajaran pemain lainnya meliputi Khairul Umam, Rio Dumatubun, Yono Bakrie sebagai Romli, Rizky Ritonga sebagai Tonga, serta aktor cilik Raffan Al Aryan sebagai Daffa dan Mikhaira Embun sebagai Farra.

Film ini juga menghadirkan lagu tema orisinal berjudul “Api dan Mimpi” yang digarap grup musik rock Barasuara.

Sebelum penayangan di bioskop, konferensi pers dan gala premiere digelar di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, pada Kamis (29/10/2026).

Acara tersebut turut menghadirkan mobil pemadam kebakaran asli dan Bus Wahana Damkar GJLS. Pengunjung dan awak media dapat mencoba perlengkapan keselamatan serta merasakan simulasi interaktif yang terinspirasi dari aktivitas petugas pemadam kebakaran.

Melalui perpaduan komedi dan aksi, GJLS: Berapi-Api menawarkan kisah tentang persahabatan dan perjuangan meraih cita-cita, sekaligus mengajak penonton melihat pentingnya kepedulian terhadap sesama.

Film ini akan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 5 November 2026. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BAHASA BERITA LAINNYA»