TabloidSeleberita – Jakarta, 6 Oktober 2024 – Rumah produksi asal Indonesia, Forka Films, tengah menjadi perhatian media hiburan internasional, termasuk Variety, dengan deretan proyek film terbaru yang mereka siapkan. Forka Films, yang sebelumnya dikenal sebagai Fourcolours Films, telah menghasilkan film-film berkualitas seperti Siti (2014), Turah (2016), hingga Yuni (2021). Film-film mereka kerap mendapat penghargaan di festival film nasional dan internasional, termasuk yang terbaru, Gadis Kretek (2023) yang memenangkan Best Miniseries di Seoul International Drama Awards 2024.
Pendiri Forka Films, Ifa Isfansyah, menyampaikan rasa bangganya dalam wawancara dengan Variety pada 3 Oktober 2024. “Saya tidak pernah segembira ini sebagai produser. Dengan Angkara Murka dan proyek-proyek baru kami, kami menjelajahi wilayah-wilayah kreatif yang baru dan menantang diri kami sendiri,” ujar Ifa.
Salah satu proyek yang paling dinantikan adalah Angkara Murka (Mad of Madness), film debut sutradara muda Eden Junjung. Film ini menceritakan perjuangan seorang istri dalam mengungkap misteri hilangnya suami. Sementara itu, Kamila Andini, sutradara peraih penghargaan, kembali dengan Empat Musim Periwi (Four Seasons in Java), sebuah film tentang penyintas kekerasan seksual yang bekerja sama dengan Giraffe Pictures dari Singapura.
Forka Films juga bekerja sama dengan Miles Films untuk memproduksi Amuk Harimau (Cubs), yang akan menjadi kolaborasi perdana antara sutradara Riri Riza dan produser Ifa Isfansyah. Proyek ini dijadwalkan tampil di Taiwan Creative Content Fest (TCCF) 2024.
Selain itu, Forka Films akan memproduksi Putaran Maut (Death of Spin), sebuah film thriller psikologis garapan BW Purbanegara, yang sebelumnya dikenal lewat film Ziarah. Ada juga LiCle Pa, karya debut sutradara Adetriyan, serta The Period of Her, film antologi yang disutradarai oleh empat sutradara muda perempuan Indonesia.
Ikuti perkembangan lebih lanjut proyek-proyek Forka Films melalui akun sosial media resmi mereka.
Hero