TabloidSeleberita.com – Jakarta, 8 Januari 2026 — Film Sadali dipastikan akan menghiasi layar bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026. Film ini merupakan kelanjutan semesta cerita dari Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, adaptasi karya sastra Pidi Baiq yang dikenal lewat narasi sederhana, jujur, dan emosional.
Disutradarai oleh Kuntz Agus, Sadali menghadirkan jajaran pemain lintas generasi, di antaranya Ajil Ditto, Adinia Wirasti, Hanggini, Chiara Brosnan, serta Faiz Vishal. Kolaborasi para aktor ini diharapkan mampu menghadirkan dinamika karakter yang kuat serta emosi yang terasa dekat dengan penonton.
Sebagai film adaptasi sastra, Sadali menawarkan cerita yang membumi dan reflektif. Kisahnya menggali relasi manusia, luka batin, dan proses pendewasaan diri melalui sudut pandang yang jujur tanpa dramatisasi berlebihan. Pendekatan penyutradaraan Kuntz Agus yang peka terhadap detail emosi membuat film ini terasa intim dan relevan bagi berbagai generasi.
“Aku berharap film Sadali bisa diterima oleh penonton Indonesia. Kami mengerjakannya dengan sepenuh hati, semoga ceritanya juga sampai ke hati,” ujar Ajil Ditto, yang kembali dipercaya memerankan tokoh utama.
Lebih dari sekadar adaptasi novel, Sadali menjadi perjalanan perasaan tentang cinta yang tertunda, kehilangan yang belum selesai, serta pencarian makna hidup melalui seni dan kesendirian. Sentuhan khas Pidi Baiq tetap terasa kuat lewat dialog dan suasana yang kontemplatif.
Film ini mengisahkan Sadali (26) yang memilih menetap di Magelang setelah perjodohannya dengan Arnaza berakhir dan hubungannya dengan Meira kandas. Ia menjalani hidup sebagai pelukis, ditemani Sunar, asisten pribadinya, sambil mempersiapkan pameran tunggal yang menjadi pertaruhan besar dalam karier seninya.
Ketenteraman Sadali mulai terganggu ketika ia kembali bertemu Budi, sahabat lama yang membawa kabar bahwa Mera—perempuan dari masa lalunya—akan segera menikah. Tak lama kemudian, Sadali dipertemukan kembali dengan Mera dalam situasi tak terduga, disusul perjumpaan canggung dengan Arnaza, yang kembali membuka luka lama dan pertanyaan yang belum terjawab.
Terjebak di antara penyesalan, cinta yang tertahan, dan pencarian jati diri, Sadali harus menentukan pilihan penting: bertahan pada masa lalu atau melangkah maju menemukan makna baru dalam cinta dan seni yang ia jalani.
Dengan kekuatan cerita, jajaran pemain yang solid, serta karakter khas karya Pidi Baiq, Sadali menjadi salah satu film Indonesia yang layak dinantikan di awal tahun 2026. Film ini akan tayang serentak di bioskop mulai 5 Februari 2026. (Hero)