JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Sutradara Hanung Bramantyo kembali menghadirkan film horor terbaru berjudul Lobang Buaya.
Menjelang penayangannya di bioskop, film produksi Adhya Pictures dan Dapur Film tersebut merilis official trailer dan final poster pada Kamis (27/8/2026).
Film Lobang Buaya dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Mengambil latar Indonesia pada 1964, film ini mengisahkan misteri pembunuhan berantai yang terjadi di sebuah desa.
Misteri pembunuhan di Desa Lobang Buaya
Dalam trailer, diperlihatkan sosok Letnan Soegeng yang diperankan Baskara Mahendra.
Soegeng ditugaskan untuk menyelidiki serangkaian pembunuhan terhadap tokoh-tokoh Desa Lobang Buaya.
Para korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan punggung berlubang.
Pembunuhan tersebut juga memiliki pola karena terjadi setiap tanggal 30.

Di tengah penyelidikan, masyarakat mulai dihantui rumor mengenai sosok Hantu Bolong.
Ketegangan semakin meningkat ketika situasi sosial di desa mulai memanas.
Baskara Mahendra mengatakan karakter Soegeng akan membawa penonton mengikuti satu per satu petunjuk untuk mengungkap dalang di balik pembunuhan tersebut.
“Penonton akan dibawa melalui perjalanan yang enggak cuma menegangkan dan seru, tapi juga membuat kita bertanya, siapa yang berdosa dalam kisah ini?” ujar Baskara.
Horor yang berkaitan dengan ketakutan masyarakat
Hanung Bramantyo mengatakan penggunaan genre horor dalam Lobang Buaya bukan sekadar untuk menghadirkan adegan menakutkan.
Menurut Hanung, horor digunakan untuk menggambarkan ketakutan kolektif masyarakat ketika menghadapi persoalan kekuasaan, ketidakadilan, korupsi, hingga penindasan.
Hanung juga mengungkapkan adanya persoalan sejarah yang menurutnya masih dianggap tabu untuk dibicarakan.
“Perasaan apa yang kita rasakan ketika mendengar peristiwa ’65? Jawabannya adalah horor,” kata Hanung.
Melalui film ini, Hanung ingin menghadirkan ketakutan dalam dua bentuk, yakni teror yang muncul dari cerita dan ketakutan yang berasal dari persoalan sosial di masyarakat.
Sinopsis film Lobang Buaya
Lobang Buaya berlatar setahun sebelum peristiwa kelam 1965.
Desa Lobang Buaya diguncang serangkaian pembunuhan yang menargetkan para tokoh desa.
Selain ditemukan dengan punggung berlubang, tubuh para korban juga diberi sayatan berupa kata-kata sindiran seperti “Tamak”, “Lamis”, dan “Maruk”.
Rumor mengenai Hantu Bolong pun semakin berkembang.
Letnan Soegeng kemudian mendapat tugas untuk mengungkap dalang di balik pembunuhan tersebut.
Namun, persoalan semakin rumit setelah Arum Wangi (Carissa Perusset), istri baru Soegeng, mulai mengalami gangguan dari arwah perempuan.
Arwah tersebut menuntut bagian tubuhnya dikembalikan dan menyebut Arum dengan panggilan “Ronggeng”.
Gangguan tersebut kemudian mengarah pada dugaan adanya ritual gelap yang berkaitan dengan berbagai kekacauan di Desa Lobang Buaya.
Ritual tersebut bahkan disebut memiliki tujuan untuk mengubah arah sejarah.
Dibintangi Baskara Mahendra hingga Mathias Muchus
Film Lobang Buaya dibintangi sejumlah aktor dan aktris, di antaranya Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Iskak Khivano, Anya Zen, dan Mathias Muchus.
Baskara Mahendra menjadi pemeran utama sebagai Letnan Soegeng, sementara Carissa Perusset memerankan Arum Wangi.
Dengan menggabungkan horor, misteri pembunuhan, dan latar sejarah Indonesia, Lobang Buaya akan membawa penonton mengikuti upaya Soegeng mengungkap misteri yang terjadi di desa tersebut.
Film Lobang Buaya tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026. (Hero)