Film Foufo Disambut Antusias di Madura, Bayu Skak Gelar Roadshow Perdana Jelang Tayang 9 Juli 2026

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Film Foufo mendapat sambutan meriah saat menggelar roadshow perdana di Madura, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momen spesial karena untuk pertama kalinya sutradara Bayu Skak membawa filmnya menyapa langsung masyarakat Madura.

Roadshow dimulai dengan pemutaran film di Bioskop KCM Pamekasan yang dipenuhi penonton. Acara kemudian dilanjutkan dengan Madura Fest yang menghadirkan berbagai kegiatan bernuansa budaya lokal.

Sebelumnya, Foufo juga menggelar rangkaian promosi di sejumlah kota di Jawa Timur. Seluruh tiket roadshow tersebut dilaporkan habis terjual.

Sementara itu, gala premiere di Jakarta juga menarik perhatian karena menghadirkan konsep tak biasa dengan dekorasi peternakan bebek serta iring-iringan sapi dan kambing di area karpet merah.

Bagi Bayu Skak, kunjungan ke Madura memiliki makna tersendiri. Pasalnya, Foufo merupakan film yang mengangkat budaya Madura sebagai identitas utama cerita.

“Yang membuat saya kagum dari orang Madura adalah keberanian dan rasa kasih sayangnya ketika sudah memiliki sebuah keinginan. Dalam film ini juga ditunjukkan bagaimana seorang anak dari keluarga Madura memegang teguh janji kepada ibunya,” ujar Bayu Skak dalam keterangan tertulis.

Foufo disebut sebagai film layar lebar Indonesia yang mengangkat budaya Madura dengan penggunaan bahasa Madura sebagai salah satu unsur utama dalam ceritanya.

Film produksi Skak Studios dan Sinemart ini dibintangi Tretan Muslim, Habib Ja’far, Ade “Bibier” Kurniyawan, Benidictus Siregar, Bambang Ceper, Siti Kam, Fuad Sasmita, Sangat Mahendra, Anggun Dwi, Ina Pogang, Rifqy Abdillah, Kiano, Hari Otong, Rizki Bibir, serta DJ Rara.

Tretan Muslim mengatakan film ini juga menjadi ruang bagi talenta-talenta asal Madura untuk menunjukkan kemampuan mereka di industri perfilman.

Menurut dia, salah satu pesan yang ingin disampaikan melalui Foufo adalah kuatnya nilai kekeluargaan masyarakat Madura, terutama penghormatan kepada orangtua.

“Film ini ingin menunjukkan bahwa orang Madura memiliki ikatan keluarga yang sangat kuat. Apalagi kepada ibu, mereka akan melakukan apa pun,” ujar Tretan.

Sejumlah penonton yang hadir dalam roadshow mengaku bangga karena akhirnya ada film Indonesia yang menampilkan bahasa dan budaya Madura secara dominan.

Mereka berharap Foufo dapat memperkenalkan budaya Madura kepada masyarakat Indonesia yang lebih luas sekaligus menjadi kebanggaan bagi warga Madura.

Film Foufo dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 Juli 2026. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.