Fest. Berani Beda 2025 Tekankan Etika Keberagaman lewat Ajang Musik Lintas Identitas

0

TabloidSeleberita – Jakarta, 21 November 2025 — Fest. Berani Beda 2025 resmi digelar dengan mengangkat tema “Etika Bersama Keberagaman”, menghadirkan ruang kolaborasi bagi peserta dari berbagai latar agama, budaya, gender, hingga kondisi fisik. Acara yang diinisiasi oleh Komisi Hak KWI, Tirta Bersemi, dan Indonesian Conference on Religious Peace ini bertujuan memperkuat pemahaman publik bahwa keberagaman merupakan bagian penting dalam etika sosial masyarakat Indonesia.

Festival diawali dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Doa Pembuka oleh Romo Alusius Budi Purnomo, PR.

Sejumlah tokoh kemudian memberikan sambutan, di antaranya:

• Olga Lidya, Ketua Panitia Fest. Berani Beda
• dr. Rahmat Hidayat Pulungan, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU
• Monsinyur Christophorus Tri Harsono, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan KWI

Ketiganya menegaskan pentingnya ruang perjumpaan yang mempertemukan kelompok berbeda dalam suasana dialogis.

Ketua Panitia Olga Lidya mengungkapkan bahwa festival ini berangkat dari pengalaman pribadi mengenai keberagaman yang ia jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, masyarakat kini cenderung terjebak dalam lingkungan digital yang mempertemukan orang dengan kelompok serupa, sehingga ruang interaksi dengan yang berbeda semakin terbatas.

“Perbedaan seharusnya menjadi kekuatan. Festival ini ingin menunjukkan bahwa orang dari latar berbeda bisa berkumpul dan berkarya secara harmonis,” ujar Olga.

Pada penyelenggaraan perdana ini, Fest. Berani Beda memilih lomba band sebagai wadah ekspresi. Musik digunakan sebagai medium universal yang mudah menyatukan partisipan dari latar identitas yang beragam.

Peserta yang tampil menghadirkan keberagaman nyata, mulai dari perbedaan agama, gender, asal pulau, hingga disabilitas. Penampilan mereka menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas identitas dapat terjalin dalam satu panggung.

Meski dipersiapkan dalam waktu kurang dari tiga bulan, festival mendapat respons positif. Panitia memastikan Fest. Berani Beda akan kembali digelar pada Oktober tahun depan, dengan konsep yang lebih luas.

Pada edisi mendatang, festival akan menambah kategori kompetisi film pendek.

Para peserta diwajibkan menghadirkan tema keberagaman sekaligus membentuk kru dengan anggota yang mewakili ragam identitas Indonesia.

“Film pendek dipilih untuk memperluas medium ekspresi. Kami ingin karya yang tidak hanya berbicara tentang keberagaman, tetapi juga dikerjakan oleh tim yang beragam,” kata Olga.

Kategori band akan tetap dipertahankan sebagai bagian utama festival.

Pada tahun ini, panitia memberikan apresiasi berupa hadiah uang tunai:

• Juara 1: Rp 15.000.000
• Juara 2: Rp 10.000.000
• Juara 3: Rp 5.000.000

Penyelenggaraan Fest. Berani Beda 2025 didukung oleh beberapa mitra, yaitu:

• Triputra Agro Persada Tbk
• SNG Xignature by GK
• Eclectic Consulting

Menutup rangkaian acara, Olga menegaskan pentingnya kesadaran kolektif bahwa keberagaman merupakan karakter dasar Indonesia yang patut dirawat. Ia berharap Fest. Berani Beda dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat harmoni sosial.

“Kita beruntung hidup di Indonesia yang sangat majemuk. Keberagaman bukan tantangan, melainkan kesempatan untuk saling memahami,” tuturnya. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.