“Fahira & Dandy Rilis Single Duet ‘Cinta di Istanbul’, Terlahir dari Proses Kreatif Intens Selama Tiga Bulan”

0

Tabloidseleberita, – Fakhira Adhyaksa, putri dari mantan menpora Adhyaksa Daud merilis karya perdananya berjudul Cintaku di Istanbul ciptaan Imaniar dan jaja, Acara launching digelar secara eksclusive dilounge XXI plaza senayan, minggu 23/11/2025, karya perdana fakhira dalam proses produksinya melibatkan musis – musisi senior.

Proses panjang dan penuh tantangan akhirnya melahirkan single romantis berjudul “Cinta di Istanbul”, dinyanyikan oleh duet pendatang baru Fakhira Adhyaksa bersama penyanyi berpengalaman Dandy Sosiawan. Dalam waktu hanya tiga bulan sejak pertemuan pertama, lagu ini berkembang dari latihan vokal dasar, penciptaan lirik, rekaman modulasi duet, hingga produksi video klip

Di single perdanya Fakhira menggandeng Dandy Sosiawan jebolan ajang bakat Popsta untuk berduet menyanyikan single Cintaku di istanbul selain itu penyanyi senior Imaniar di percayakan untuk menangani proses produksi lagu serta video clip.

” dilagu cintaku di Istanbul lebih cocok untuk lagu duet makanya di single perdana ini saya di duetkan dengn Dendy dan kalau untuk jadi penyanyi aku mau tapi harus belajar lagi, untuk terjun jadi penyanyi saya masih akan terus bnyak belajar, kalo bagian yang paling susah dalam belajar nyanyi, itu mempelajari hal-hal baru, mempelajari hal yang belum pernah aku lakukan, terimakasih juga kapada tante Imaniar udah bantu aku belajar dari 0 banget ” jelas fakhira di hadapan para awak media

“Fahira & Dendi Rilis Single Duet ‘Cinta di Istanbul’, Terlahir dari Proses Kreatif Intens Selama Tiga Bulan”

Dendy Sosiawan penyanyi yang pernah bergabung di grop SPARX menceritakan saat bergabung di SPARX dimana pada saat itu ia bernyanyi berlima dengan formasi 2 penyanyi cewek dan 3 cowok, menurutnya duet kali ini kurang lebih mirip vocal cowok dan cewek yang beda, “nah sekarang gimana cara menemukan di bagian reff nya karena dari first ke reff itu langsung pindah nada, karena kejeniusan bang Teff Mayne sebagai pembuat musiknya ” jelasnya, Dari situ saya langsung berfikir tantangan lagunya ini tidak mudah karena disini langsung beda kunci saya butuh beberapa waktu untuk terbiasa, ” jadi tantangan nya di bagian reef kalo untuk saya” jelasnya

Jaja, pencipta lagu sekaligus penulis lirik, bercerita bahwa awalnya ia hanya mengirimkan melodi tanpa lirik melalui pesan singkat. “Judulnya belum ada, liriknya masih ‘nana-nana’. Lalu saya pikir, kenapa tidak mengambil nuansa kota cinta yang berbeda? Maka lahirlah judul Cinta di Istanbul,” ujarnya.

Aransemen lagu yang bernuansa orkestra dibuat mengikuti atmosfer Istanbul, meski Jaja mengakui belum pernah mengunjungi kota tersebut. “Saya hanya melihat dari sinetron, musiknya romantis dan cocok untuk karakter lagu ini,” katanya.

Sementara itu Imaniar yang di tugaskan untuk manggarap single perdana Fakhira menuturkan jika dalam Proses lahirnya lagu Cintaku di Istanbul bermula dari pertemuan empat bulan lalu antara Fakhira dan sang produser, dari pertemauna tersebut ia melihat kecerdasan dan kesederhanaan Fakhira sebagai potensi besar untuk digarap menjadi proyek musik serius.

Fakhira kemudian dilatih vokal dari dasar hingga mampu menyanyikan lagu dengan tingkat kesulitan tinggi, termasuk modulasi dan perpindahan kunci yang menjadi ciri kuat lagu ini.

Dalam waktu hanya tiga bulan, proses latihan, rekaman, hingga pembuatan video klip berhasil rampung. Lagu ini awalnya diberikan hanya berupa melodi tanpa lirik sebelum akhirnya Jaja diminta menciptakan lirik puitis dan menamai lagu tersebut Cintaku di Istanbul ” terinspirasi dari nuansa romantis kota yang kerap disebut sebagai kota cinta” ungkap Imaniar

Aransemen orkestra dipilih untuk memperkuat atmosfer tersebut. Untuk memperkaya karakter lagu, dipilihlah format duet dan Dandy Sosiawan—penyanyi yang dikenal sejak Popstar Trans TV 2003—langsung cocok jika disandingkan dengan suara yang polos dan langka.

Meski dihadapkan pada tantangan teknis seperti modulasi pada bagian reff, Dandy mampu menyesuaikan dengan cepat sementara karakter suara Fakhira yang sederhana namun jujur menjadi kekuatan utama,
” Tantangan terbesarnya adalah membangun rasa percaya diri, terutama saat pengambilan video klip” jelas Imaniar

Adhyaksa Daud ayah dari Fakhira menuturkan jika dalam Perjalanan minat Fahira yang awalnya cenderung ke dunia film membuat ia berasama sang istri tak menyangka bahwa anak tunggalnya mampu berkembang sejauh ini di bidang musik.
” Fakhira hoby nonton film indonesia sampai ngefans sama aktor Fedi Nuril dan Vino Bastian, dia bercita cita jadi sutradara makanya saya ingin sekolahkan dia sutradara, makanya saya bingung sekarang jadi terjun sebagai penyanyi” ungkap Adhyaksa Daud

Adyaksa Daud, mengungkapkan kebanggaannya melihat perubahan besar putrinya. “Awalnya saya kira bakatnya di film, tiba-tiba nyanyi. Sampai latihan berhari-hari di Puncak, saya terharu melihat perkembangan dia,” jelasnya

Adhyaksa sendiri melihat baru lagu Cintaku di Istanbul memiliki potensi kuat lagu ini untuk dijadikan soundtrack film dan berharap single Cintaku di Istanbul dapat diterima luas oleh masyarakat, terutama generasi muda, karena kesederhanaan musiknya yang diolah menjadi karya romantis yang kuat melalui perpaduan suara Fakhira dan Dandy. (red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.