Cerita Inspiratif Inovasi Samsung dari 3 Anak Muda Indonesia

0

Tiga talenta muda Indonesia buktikan bahwa inovasi Samsung lahir dari budaya lokal dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan konsumen.

TabloidSeleberita – Jakarta, 1 Mei 2025 – Inovasi adalah DNA dari Samsung dalam menciptakan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi konsumen. Bukan sekadar menciptakan produk canggih, Samsung menghadirkan solusi yang relevan melalui pendekatan lokal yang inspiratif. Tiga anak muda Indonesia – Alishia Gozal, Siti Muslimah (Ima), dan Mutiara Ramadhani – adalah bukti nyata bahwa inovasi bermakna bisa lahir dari budaya, kebiasaan sehari-hari, hingga kuliner khas Indonesia.

Sebagai bagian dari tim Mobile eXperience Product Marketing, Alishia mendorong hadirnya aksesori Galaxy Wrap yang memadukan elemen budaya Korea dan Indonesia. Kolaborasi unik ini diaplikasikan pada Galaxy Z Fold6, Z Flip6, S24 series, dan S24 FE.

“Inovasi tidak harus kompleks. Dengan memahami kecintaan konsumen terhadap budaya Korea dan kebanggaan akan budaya lokal, kami ciptakan personalisasi yang bermakna,” ujar Alishia.

Ia juga aktif memperkenalkan Galaxy AI Bahasa Indonesia, hasil kolaborasi dengan Samsung R&D Institute Indonesia.

Pembaruan ini menjadikan Galaxy AI semakin relevan untuk aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia, mulai dari bekerja hingga berkomunikasi.

Siti Muslimah, atau Ima, menjadi sosok penting di balik penyempurnaan Galaxy AI Bahasa Indonesia. Bergabung di Samsung R&D Institute Indonesia (SRIN), Ima melakukan riset langsung terhadap cara masyarakat Indonesia berbicara dan berinteraksi.

“Inovasi besar seringkali datang dari hal sederhana,” kata Ima. Ia dan tim menghadapi tantangan bahasa, aksen, hingga konteks budaya demi menjadikan Galaxy AI lebih inklusif.

SRIN juga berperan dalam pengembangan aplikasi lokal seperti Samsung Gift Indonesia, S-Lime, Samsung Pay, dan Salaam – aplikasi muslim yang mencakup Al-Qur’an digital, jadwal shalat, hingga panduan haji dan umrah.

Mutiara, yang memulai kariernya lewat program Management Trainee, sukses menciptakan fitur inovatif “Ungkep Compartment” di kulkas Samsung. Fitur ini memungkinkan penyimpanan ayam ungkep dalam mode soft freeze, tanpa perlu dicairkan lagi saat dimasak.

“Nama ‘ungkep’ kami pilih berdasarkan percakapan konsumen di media sosial dan wawancara langsung. Hasilnya sangat positif,” jelas Mutiara.

Strategi ini bahkan diadopsi oleh negara Asia Tenggara lain seperti Vietnam. Mutiara juga terlibat dalam peluncuran Bespoke AI Refrigerator, kulkas pintar yang terintegrasi dengan SmartThings AI dan mampu memberikan saran resep serta kontrol energi secara efisien.

Kisah Alishia, Ima, dan Mutiara menegaskan bahwa inovasi Samsung benar-benar membumi. Dengan menggabungkan teknologi, budaya, dan empati terhadap kebutuhan konsumen, mereka berhasil menciptakan solusi yang bukan hanya canggih, tapi juga menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Untuk cerita inspiratif lainnya, kunjungi www.samsung.com/id. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.