Aruma Kembali Menyentuh Hati Lewat “Cendana”, Lagu Tentang Aroma yang Menyimpan Cinta dan Kenangan

0

TabloidSeleberita – Jakarta, 9 Oktober 2025 — Setelah sukses dengan kolaborasi bersama SB19 lewat “MAPA” dan single solo “Berbunga-Bunga Sendiri”, Aruma kembali melangkah dengan karya baru bertajuk “Cendana”. Lagu ini menjadi simbol perjalanan emosionalnya di tahun 2025—hangat, lembut, namun penuh kenangan yang sulit terhapus.

Menggandeng Petra Sihombing sebagai produser dan penulis lagu pendamping, Aruma menuturkan bahwa “Cendana” bukan sekadar lagu cinta, tetapi juga refleksi tentang kekuatan aroma dalam mengikat kenangan.

“Inspirasinya datang dari seseorang yang pernah ada di hidupku, sekitar satu tahun sembilan bulan lalu. Orang ini punya aroma khas, wangi cendana. Dari situ aku sadar, ternyata aroma bisa jadi memori paling kuat,” ungkap Aruma.

Bagi Aruma, “Cendana” adalah simbol dari sesuatu yang tak lekang oleh waktu—kenangan yang tetap terasa meski orangnya sudah pergi. Ia menulis lagu ini dalam satu malam, namun proses produksinya memakan waktu hingga satu setengah tahun demi mendapatkan hasil yang sempurna.

“Lamanya bukan karena teknis, tapi karena prosesnya panjang dari nulis, workshop, sampai akhirnya rilis. Bersama Kak Petra di Bali, aku belajar banyak tentang alur cerita dan aransemen yang lebih mengalir,” tambahnya.

Berbeda dari warna pop-rock yang ia tampilkan dalam “Berbunga-Bunga Sendiri”, kali ini Aruma membawa nuansa yang lebih halus, atmosferik, dan reflektif. Ia menyebut “Cendana” sebagai titik tengah antara dirinya yang dulu dan sekarang—sebuah transisi musikal yang terasa matang dan jujur.

“Masih di area yang sama, tapi lebih halus. Bisa dibilang ini titik tengah antara aku yang dulu dan aku yang sekarang,” ujarnya.

Lewat “Cendana”, Aruma ingin menemani para pendengarnya yang sedang berada dalam fase sulit dalam hubungan mereka—antara melepas dan bertahan.

“Tidak apa-apa merasa bingung, tidak apa-apa belum bisa lepas. Nikmati saja prosesnya, karena pelan-pelan semuanya akan terasa lebih ringan,” pesan musisi asal Bandung ini.

Memasuki kuartal terakhir tahun 2025, Aruma berharap “Cendana” bisa memperkuat identitasnya sebagai penulis lagu sekaligus penyanyi yang tulus dalam berkarya.

“Aku ingin orang-orang mengenalku bukan cuma sebagai penyanyi, tapi juga sebagai penulis lagu. Tahun ini aku banyak belajar, berkembang, dan bersyukur atas setiap proses yang ada,” tutupnya.

“Cendana” kini sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital mulai 8 Oktober 2025, menghadirkan aroma kenangan yang lembut dan menenangkan layaknya wangi cendana yang tak pernah benar-benar hilang. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.