JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Shakira Al Khaira asal Lampung terpilih sebagai Puteri Anak Indonesia 2026 dalam malam Grand Final yang digelar di Gedung Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Shakira berhasil meraih gelar utama setelah bersaing dengan 36 peserta lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia.
Ajang yang memasuki penyelenggaraan tahun kesembilan ini diikuti 37 anak berusia 10-13 tahun. Para peserta berasal dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.
Founder Puteri Anak Indonesia, Derry Dahlan, mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya bertujuan mencari anak dengan bakat dan penampilan terbaik, tetapi juga mendorong pembentukan karakter, kecerdasan, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia.
“Sembilan tahun kami konsisten, bukan hanya mencari juara, tetapi membangun karakter anak Indonesia yang cerdas, berbakat, berbudaya, dan berhati mulia. Alhamdulillah, setiap tahun antusiasmenya terus meningkat,” ujar Derry.
Lima aspek penilaian Puteri Anak Indonesia 2026
Dalam menentukan pemenang, penyelenggara menerapkan lima kriteria penilaian, yakni Intelligence & Public Speaking, Talent & Creativity, Attitude & Personality, Beauty & Catwalk, serta Social Project & Character.
Kelima aspek tersebut mencakup kemampuan intelektual, wawasan, keterampilan berbicara di depan umum, kreativitas, bakat, kepribadian, hingga kepedulian sosial.

Derry menjelaskan, penilaian tidak hanya dilakukan berdasarkan penampilan peserta saat berada di atas panggung. Sikap dan perilaku selama mengikuti karantina juga menjadi pertimbangan dewan juri.
Menurut dia, pemenang Puteri Anak Indonesia harus memiliki kemampuan yang seimbang antara penampilan, kecerdasan, bakat, dan kepribadian.
“Kami tidak menilai anak hanya dari cantiknya saja. Kami mencari sosok Puteri Anak yang lengkap. Jadi, yang dinobatkan sebagai pemenang adalah anak yang tidak hanya cantik di panggung, tetapi juga berkarakter baik di belakang panggung,” jelasnya.
Diikuti 37 peserta dari berbagai provinsi
Sebelum mengikuti malam Grand Final, seluruh peserta telah melewati proses kurasi daerah dan audisi daring tingkat nasional.
Rangkaian kegiatan Puteri Anak Indonesia 2026 berlangsung pada 27 Oktober hingga 1 November 2026 di Yello Hotel Harmoni, Jakarta.
Kegiatan tersebut meliputi karantina, pembekalan, dan pemotretan peserta. Dalam rangkaian itu, para kontestan juga berkesempatan memperkenalkan bakat serta kekayaan budaya dari daerah masing-masing.
Derry mengatakan, penyelenggaraan Puteri Anak Indonesia sejak 2018 bertujuan menyediakan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan kepercayaan diri.
Dia berharap ajang tersebut dapat membantu peserta mengenali kemampuan diri sekaligus membangun keberanian untuk tampil dan menyampaikan gagasan.
Daftar pemenang Puteri Anak Indonesia 2026
Selain gelar utama yang diraih Shakira Al Khaira, terdapat empat kategori lain yang diberikan kepada peserta berdasarkan bidang masing-masing.
Berikut daftar lengkap pemenang Puteri Anak Indonesia 2026:
1. Puteri Anak Indonesia 2026: Shakira Al Khaira (Lampung).
2. Puteri Anak Indonesia Pariwisata 2026: Davina Mariska Putri Purwanta (Jambi).
3. Puteri Anak Indonesia Lingkungan 2026: Callysta Queenycia (Sumatera Selatan).
4. Puteri Anak Indonesia Budaya 2026: Bunga Alana Kayra Bellvania (DI Yogyakarta).
5. Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2026: Aqilah Indah Rhiana Ardhianti (DKI Jakarta).
Derry berpesan kepada para pemenang agar menjadikan gelar yang diperoleh sebagai amanah dan tanggung jawab, bukan sekadar penghargaan.
Dia berharap para pemenang tetap rendah hati, rajin belajar, menyayangi keluarga, dan menjalankan program kerja yang telah disusun.
Para pemenang juga diharapkan dapat menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain itu, mereka diminta memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan positif kepada teman sebaya.
“Mahkota ini adalah amanah, bukan hanya hadiah. Tetaplah menjadi anak-anak, menjadi juara yang rendah hati, rajin belajar, dan sayang keluarga. Gunakan media sosial untuk hal positif dan menginspirasi teman-teman sebaya,” kata Derry.
Sembilan tahun perjalanan Puteri Anak Indonesia
Derry mengaku bangga atas perjalanan Puteri Anak Indonesia yang telah berlangsung selama sembilan tahun sejak pertama kali digelar pada 2018.
Menurut dia, keberlangsungan ajang tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk orang tua peserta, tim penyelenggara, dewan juri, sponsor, dan media.
Dia menilai anak-anak Indonesia membutuhkan ruang positif untuk mengembangkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta mengenal keberagaman budaya bangsa.
Derry berharap Puteri Anak Indonesia dapat terus menjadi wadah pengembangan potensi anak sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, kreatif, berbudaya, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. (Hero)