Album Tribute Pestolaer Libatkan 12 Band, Dirilis dalam Format Kaset 11 Oktober 2026

0

JAKARTA, TabloidSeleberita.com – Perjalanan musik Pestolaer selama 35 tahun dirayakan melalui album tribute bertajuk Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends.

Proyek yang diinisiasi popaktif.id bersama Lost Wave Record tersebut melibatkan 12 band dari lintas generasi dan genre.

Album ini menghadirkan interpretasi baru terhadap sejumlah lagu Pestolaer. Dua belas band yang terlibat yakni And Bellyaches, Furs, Fuzzya, Gudtings, Kebunku, Lipgloss, Lucy Enigma, Shakaboyd, The Bunbury, The Corner of My Room, The North Palm, dan The Portray.

Sejumlah lagu yang masuk dalam album tersebut antara lain “Colours” oleh And Bellyaches, “Tribute for You” oleh Furs, “Istana Pasir” oleh Fuzzya, dan “Oempama” oleh Gudtings.

Kemudian ada “Monas” dari Kebunku, “Dermaga” dari Lipgloss, “Menari Tanpa Gerak” dari Lucy Enigma, serta “Lay Down” dari Shakaboyd.

The Bunbury membawakan “New Decade”, The Corner of My Room

menginterpretasikan “Terlalu Melamun”, The North Palm membawakan “Over You”, dan The Portray menghadirkan “Pemimpin Cahaya”.

Proses mixing dikerjakan oleh masing-masing band, sedangkan mastering album ditangani Danu Ega Haryanto.

Perjalanan Pestolaer

Pestolaer dibentuk pada 1992 oleh Taba sebagai vokalis, Nyoman pada gitar, P.A pada bass, dan Boris sebagai drummer.

Pada awal kemunculannya, Pestolaer menjadi bagian dari gelombang awal punk rock di skena underground Jakarta pada era 1990-an.

Mereka juga sempat membawakan sejumlah lagu milik Sex Pistols. Namun, pada 1994, Pestolaer mengubah arah musik dengan mengeksplorasi indie rock dan madchester.

Perubahan tersebut turut dipengaruhi sejumlah band seperti The Charlatans dan The Stone Roses.

Dirilis 11 Oktober

Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends akan dirilis dalam format kaset pada 11 Oktober 2026.

Pada tanggal yang sama, hearing session akan digelar di Psychocandy Records, Kemang, Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut rencananya menghadirkan sejumlah pelaku musik dan pegiat skena independen. Setelah hearing session, proyek ini juga akan dilanjutkan dengan agenda release party.

Selain album, proyek tribute tersebut turut melibatkan kolaborasi merchandise bersama Gingham Box.

Anggi Faradilla atau Mica dari Lucy Enigma dipercaya mengerjakan visual artwork dan album layout.

Melalui proyek ini, lagu-lagu Pestolaer kembali diperkenalkan melalui interpretasi sejumlah band dengan latar musik yang berbeda.

Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends sekaligus menjadi bagian dari perayaan perjalanan musik Pestolaer selama 35 tahun. (Hero)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BAHASA BERITA LAINNYA»