JAKARTA, TabloidSeleberita.com — Grup musik 510 kembali merilis karya terbaru melalui single “Heavy Lies The Crown”. Lagu tersebut resmi diluncurkan pada 14 Agustus 2026.
Single ini hadir sekitar empat bulan setelah 510 berkolaborasi dengan Vierratale melalui lagu “ESA x PERIH”. “Heavy Lies The Crown” sekaligus menjadi penanda fase baru dalam perjalanan bermusik 510.
Vokalis 510, Ical, menjadi salah satu sosok di balik penulisan lagu tersebut. Ia mengangkat tema mengenai perjalanan manusia dalam mencari jati diri serta pergulatan batin yang berkaitan dengan persoalan spiritual.
Tema tersebut kemudian diterjemahkan melalui lirik bernuansa puitis dengan atmosfer yang cukup gelap. Karakter musik yang keras menjadi penguat emosi yang dibangun sepanjang lagu.
Pada sisi musikal, Pras mengisi gitar, sedangkan Ronal memainkan bass. Bagian drum dalam proses rekaman diisi oleh Damar.

Pras Isi Vokal Bersama Ical
“Heavy Lies The Crown” juga menghadirkan sisi lain dari 510. Pras tidak hanya memainkan gitar, tetapi ikut mengisi vokal dengan karakter clean voice.
Suara Pras kemudian dipadukan dengan vokal Ical yang menjadi ciri khas 510, terutama pada bagian chorus.
Selain itu, Pras dan Ronal turut terlibat dalam pengembangan aransemen dan komposisi lagu bersama Ical.
Permainan solo gitar Pras dan teknik fingerstyle bass Ronal menjadi bagian yang menonjol dalam aransemen. 510 juga menambahkan vokal perempuan pada sejumlah bagian untuk memperkaya warna lagu.
Video Musik Bergaya Medieval
Bersamaan dengan perilisan single, 510 menghadirkan video musik “Heavy Lies The Crown” di kanal YouTube resmi mereka, 510 Music.
Video musik tersebut disutradarai Andry Bross dan menggunakan pendekatan visual bergaya medieval. Karakter Jester menjadi salah satu tokoh sentral dalam video tersebut.
Konsep visual itu digunakan untuk menerjemahkan pesan dan cerita yang terdapat dalam lirik “Heavy Lies The Crown”.
Libatkan Penggemar dalam Rekaman
510 juga melibatkan penggemar mereka yang dikenal dengan sebutan 510squad dalam lagu tersebut.
Suara para penggemar terdengar pada bagian akhir lagu. Rekaman itu dikumpulkan dari sejumlah penampilan 510 di berbagai kota di Indonesia.
Kehadiran suara penonton menjadi bentuk keterlibatan penggemar dalam karya terbaru 510 sekaligus menggambarkan hubungan antara band dan 510squad.
Bagi 510, “Heavy Lies The Crown” bukan sekadar rilisan baru. Lagu tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan emosi yang selama ini terpendam, seperti amarah, tekanan dan pergulatan dalam diri.
Single “Heavy Lies The Crown” kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital. (Hero)