Teddy Adhitya Hadirkan ‘Jaga Nafas’ Bersama White Chorus: Perpaduan Musik dan Pesan Lingkungan yang Menggetarkan
TabloidSeleberita – Jakarta, 19 November 2025 – Musisi soul asal Indonesia, Teddy Adhitya, kembali menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan karya yang tidak hanya indah secara musikal, tetapi juga sarat makna. Setelah menelurkan “Bayangkan Ku Hilang” pada Juli 2025, kini Teddy merilis single terbaru berjudul “Jaga Nafas”, sebuah kolaborasi segar dengan duo electro pop asal Bandung, White Chorus.
Kolaborasi ini menjadi angin baru yang menawarkan perpaduan vokal lembut khas Teddy dengan nuansa elektronik White Chorus yang atmosferik. Hasilnya adalah sebuah lagu yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga mengandung pesan sosial yang kuat.
“Jaga Nafas” tercipta dari kegelisahan pribadi Teddy Adhitya terhadap maraknya pemberitaan mengenai perusakan alam, eksploitasi sumber daya, dan berbagai isu lingkungan yang terus meningkat di Indonesia. Setiap hari publik disuguhkan kabar tentang pembakaran hutan, pencemaran sungai, hingga hancurnya habitat flora dan fauna.

Menurut Teddy, keresahan ini tidak boleh dipendam sendirian. Musik menjadi medium terkuat untuk menyuarakan apa yang dirasakan, sekaligus menjadi ruang refleksi bersama. Lewat “Jaga Nafas”, ia ingin mengajak pendengar untuk berhenti sejenak, bernapas, dan memikirkan kembali hubungan manusia dengan alam.
Kehadiran White Chorus dalam proyek ini memberikan warna yang berbeda. Duo asal Bandung ini dikenal dengan karakter electro pop yang dreamy dan minimalis, sehingga memberikan kontras namun tetap harmonis dengan karakter suara Teddy yang hangat dan soulful.
Dalam “Jaga Nafas”, White Chorus menciptakan lanskap suara yang lembut, melayang, dan menyisakan ruang bagi lirik kontemplatif Teddy untuk berdialog dengan pendengar. Sentuhan synth yang halus, beat yang terjaga, dan ambience khas mereka menjadikan lagu ini terasa seperti ruang meditatif.
“Jaga Nafas” bukan sekadar lagu bernuansa muram. Meski lahir dari kegelisahan, lagu ini membawa pesan tentang harapan dan kekuatan untuk terus menjaga apa yang masih tersisa.
Teddy menggambarkan bahwa di tengah pesimisme dan berita buruk yang seolah tak ada habisnya, manusia tetap perlu menjaga nafas—secara harfiah maupun maknawi. Lagu ini mengingatkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran kecil yang dibangun bersama.
Lagu ini relevan dengan kondisi banyak orang yang kini makin sadar pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Konten musik yang membawa pesan sosial mulai banyak diminati, dan “Jaga Nafas” hadir pada momen yang tepat sebagai bentuk suara dari generasi yang ingin perubahan.
Dengan balutan musik yang menenangkan tetapi kuat, “Jaga Nafas” membawa pendengar pada perjalanan batin tentang pentingnya menghargai kehidupan, alam, dan waktu yang kita miliki. Lagu ini juga dapat menjadi pengingat bahwa isu lingkungan bukan hanya milik aktivis atau organisasi, melainkan tanggung jawab setiap individu.
Melalui “Jaga Nafas”, Teddy Adhitya dan White Chorus membuktikan bahwa musik dapat menjadi ruang kontemplasi sekaligus penggerak kesadaran baru. Kolaborasi ini tidak hanya menambah kekayaan warna musik Indonesia, tetapi juga menegaskan bahwa musisi dapat menjadi suara bagi bumi dan masa depan.
Single ini menjadi salah satu rilisan yang layak diperhatikan menjelang akhir tahun 2025, menawarkan pesan kuat dan produksi musik yang matang. (Hero)