Tora si ‘Flamboyan’ yang Melawan Arus Lewat Album Hip Hop ‘Melankolia’

by -

tabloidseleberita.com, Paska menjadi juara Go Ahead Challenge 2018 dan sebelumnya sempat merilis single Kalammalam, kini Tora merilis debut album hip hopnya yang bernuansa romantis, bertajuk Melankolia. Lewat album Melankolia, lelaki bernama Macan Wigit tersebut ingin melawan arus musik hip hop yang konon katanya dikenal ‘garang’. Iapun mengesampingkan anggapan sebagian orang bahwa musik hip hop identik dengan kesan garang.

“Lewat album ini, gue mau kasih lihat bahwa musik hiphop itu gak se’garang’ yang dibayangkan orang selama ini. Hip hop itu cocok, walau loe orang melankolis. Loe bisa denger kehidupan sehari-hari soal cinta di hip hop juga Musik hip hop juga bisa dinikmati banyak orang,easy listening juga koq musiknya, seperti yang ada di album ‘Melankolia’, ini” sebut lelaki bertubuh tambun yang pernah mengenyam pendidikan di SAE Institute, Jakarta disela-sela peluncuran album ‘Melankolia’ saat ditemui di Rays Bottle of Joe, Warung Jati, Mampang Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Lewat ‘Melankolia’ Tora hadir menawarkan 7 komposisi lagu berbasis musik hip hop hasil racikannya yakni, Ungu Violet, Feel My Love, Cukup Kita, Collarbones, D.Own, Ani, dan Melankolia, yang sekaligus menjadi judul albumnya membentuk harmoni cinta nan romantis.

Album Melankolia sendiri di produseri Alex Bramono dari Tokyolite, narasi kisah romansa berbalut hip-hop sebagai musik latar pengiring cerita. Bukan cuma bertindak sebagai penyanyi, dalam album tersebut Tora juga memiliki kemampuan menulis (copywriter), sekaligus mendongeng (storytelling). Lazimnya musik hip-hop, kekuatannya ada pada kemampuan merangkai kata menjadi cerita, dan menarisikannya. Dengan memberikan sentuhan storytelling maka narasi lagu yang disampaikan Tora bisa menghidupkan kata dan pesan mudah dimengerti.

Guebersyukur terpilih mewakili kategori musik, khususnya hip-hop di Go Ahead Challenge 2018 yang selama ini menjadi fokus saya. Beruntung saat GAC, ada bekal ilmu di dapat lewat workshop dari seorang rapper yang mewarnai wajah hip-hop Indonesia di dunia Internasional, Laze. Dan juga, ikut tampil di panggung Soundrenaline serta panggung lainya. Dalam album Melankolia inilah saya ingin mengatakan, musik saya adalah saya. Dengan musik hip-hop dan lirik yang melankolis, narasi yang saya sampaikan bisa menyatu dengan jiwa pendengarnya,” sebut Tora.

Tora juga menyebutkan bahwa pemilihan lagu hingga mendesain album ini dilakukan sendiri oleh Tora. Baginya, hip hop bisa bercerita apa saja.“Hampir gak ada batasan, seperti yang ada pada genre musik lain,” jelasnya.

Melankolia hasil pendalaman hidupnya Tora sendiri. Kalau dilihat-lihat, walau badannya besar tapi memiliki sisi flamboyannya,” sebut LaZe yang ikut mendukung Tora ke panggung Soundrenaline dan berbagai festival nasional.

Lagu-lagu dalam album tersebut sudah bisa dinikmati melalui sportify. Selain sudah tayang di youtube toravision, instagram: tarantula, facebook: tora.rapper.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.