Tabloidseleberita – Emma Tedja Elliott, Gadis Remaja turunan Indonesia – USA kelahiran Singapore 19 Tahun yang lalu ini, merupakan pendatang baru di Dunia tarik suara tanah air. Emma Elliott mencoba hadir dengan Single “Movie”.

Emma Elliott menulis sendiri lirik dari lagu Movie ini, yang mana disini ingin menceritakan tentang keresahan seorang remaja tentang kehidupan di dunia layar kaca tidak seindah
bahkan tidaklah sama dengan kenyataan kehidupan dunia nyata. Berikut penggalan Lyric dari lagu Movie : “Life moves different on the screen than in my life, we are not actors and now I realized.

There are no pauses and skips in my life, even though its pretty, just like a movie no I am just real”.

Disini Emma ingin menggambarkan bahwa kehidupan terus bergerak tidak bisa diulang kembali  seperti di Film, kehidupan di film sangat lah berbeda dengan yang ada di kehidupan nyata. Jadi kita harus benar-benar memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mengejar mimpi kita.

Dalam menulis  Lyric Lagu “Movie” ini Emma bekerjasama dengan Asta (Gitaris RAN) dan Handy (Bassist Soulvibe) untuk deputi musiknya. Emma Elliott sendiri pada umur 11 tahun sudah mulai menggeluti dunia Tarik suara dengan  belajar mengolah vocal di KBL Kelapa Gading (Kurnia Bersama Lucky) dengan Guru Vokal OM. Lucky Tampilang.

Selain dunia Tarik suara, Emma Elliott sudah pernah menjajal dunia akting yaitu di Sinetron Jinny Oh Jinny Datang Lagi pada tahun 2016 yang lalu.

Emma sangat aktif dengan ikut dan terlibat di beberapa Drama Musikal di Sekolahnya Jakarta  International School. Gadis berdarah Campuran Indo – US ini sangat menyukai berbagai referensi
music seperti Gracie Abrams, Newjeans, Taylor Swift, The Sundays, Conan Gray, Harry Styles, Niki, Beabadobee dll. Guna mendukung kegiatan dalam bermusik. Emma membekali diri sekolah di SAE Institute Jakarta , dengan mengambil Jurusan Electronic Music Production.

Saat ini sedang mengumpulkan beberapa materi lagu yang ia tulis sendiri untuk menyelesaikan Mini Albumnya, Harapan Emma Elliott lagu Movie ini bisa diterima oleh semua  pendengar yang ada di Indonesia maupun luar Indonesia.

Reporter :  Hero
Editor      :  Ncank Maeel