Jebolan D’Academy Ditahan 15 Tahun Penjara Karena Bawa Sabu.

Jakarta , Tabloidseleberita, – Dunia hiburan Tanah Air kembali menjadi sorotan karena kasus narkotika. Kali ini, giliran pedangdut pendatang baru yang merupakan finalis D’Academy 2, Septyan Arochman alias Daffa.

Daffa ditangkap ketika tengah berada di dalam mobil yang terparkir di depan kos-kosan rekannya bernama Salam, di kawasan Kebon Kacang, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10), pukul 02.00 WIB. Tak seorang diri, di dalam mobil tersebut juga ada seorang laki-laki bernama Rendy yang merupakan teman Daffa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Daffa mengenal barang haram tersebut dari rekannya yang bernama Salam.

“Setelah digeledah ditemukan alat hisap, bong, dan sabu di dalam bungkus rokok. Ini berat brutonya 0,73 gram,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono, dalam keterangan pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/10).

“Jadi, Daffa ini sudah sekitar 2 bulan. Katanya gunain sabu sama Salam juga. Kalau Salam katanya untuk kalau kerja biar bisa tahan, daya tahan meningkat. Kalau Daffa dia ini mengakunya sedang coba-coba,” kata Kombes Pol Argo.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa Daffa melanggar UU Narkotika pasal 114 ayat 2 tentang menyimpan narkoba juga pasal 131. “Berdasarkan dua pasal tersebut, yang bersangkutan (Daffa) akan terancam hukuman maksimal 15 tahun,” ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Daffa sempat menangis ketika ancaman hukuman itu disebutkan Argo. Sambil menahan tangis, ia pun sempat meminta maaf kepada anggota keluarga, dan kerabat.

“Saya cuma mau minta maaf ke keluarga dan orang tua saya. Saya menyesal, saya sudah buat kecewa orang tua dan keluarga saya,” ucap Daffa seraya menahan tangis.

“Saya janji, ini akan jadi pembelajaran yang sangat berarti. Ini teguran untuk saya, agar saya bisa lebih baik lagi,” lanjut Daffa yang tak dapat membendung air matanya.

Selain Daffa, Salam, dan Rendy, kepolisian juga menangkap Asta, orang yang memberi mereka sabu. Saat ini, pengedar berinisial D yang menyuplai sabu ke Asta, masih dicari oleh polisi.

Ditangkap Artis Sinetron Bersama Kekasih Sesali Perbuatannya Karena Konsumsi Narkoba

JAKARTA , TabloidSeleberita – Lagi- lagi publik figur layar kaca kembali telibat narkoba. Kali ini artis sinetron sekaligus pemain lenong RU (25) dibawa polisi ke rumah tahanan Polda Metro Jaya.

RU di amankan oleh Subdit III Dit Resernarkoba karena kedapatan saat mengonsumsi narkoba jenis ganja bersama kekasihnya Tessa Nur Aliyah (25), di kamar kosnya di Jalan Melati RT/W 10/03, Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (2/10/2019) dinihari.

Sebelumnya, Polisi sudah mengamankan RR (32) pemasok ganja ke RU. Dari tangan RU dan RR polisi menyita barang bukti ganja masing-masing sebanyak 89.83 gram dan 83,79 gram.

RU dan RR yang ditetapkan sebagai tersangka dihadirkan dalam jumpa pers yang digelar Polda Metro Jaya, Jumat (4/10/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan, selain menyita barang bukti ganja juga diamankan adalah satu set alat hisap sabu dan sebuah ponsel.

“Kita mendapatkan ganja, ada di bawah tempat tidur dan meja seberat 89,583 gram,” ujar Argo.

Dikatakan Argo penangkapan RU merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pelaku berinisial RR yang ditangkap di rumah kos yang sama pada Selasa (1/10/2019) pukul 23.00 WIB.

Kemudian, dalam keterangan pers, RU mengaku mengonsumsi barang haram itu selama setahun. Karena itulah, tuturnya dengan penangkapan ini dirinya berterimakasih kepada kepolisian

“Saya berterimakasih kepada polisi karena dengan ditangkap maka penyalahgunaan narkotika jenis ganja yang dilakukannya bisa saya hentikan. Karena mungkin kalau gak ada bapak polisi yang sangat perhatian sama saya, maka akan terus berlanjut penyalahgunaan narkotika ini,” katanya kepada awak media.

“Jujur saya boleh bilang, saya baru setahun pakai narkoba jenis ganja. Awalnya coba-coba. Awalnya karena saya gak bergelut dibidang entertain dan saya kerja di salah satu perusahaan gaming jadi content kreator, ya mungkin butuh banyak insipirasi. Makanya saya menggunakan narkotika jenis ganja ini,” paparnya menambahkan.

Ia juga memastikan bahwa dirinya hanyalah pemakai ganja dan tidak ada hubungannya dalam peredaran ganja.

“Dan saya gak ada keterkaitan dengan RR yang menjual barang ini. Saya hanya pemakai. Jadi mohon diklarifikasi oleh temen-teman atas berita yang beredar diluar,” katanya

Kemudian dia juga menegaskan bahwa wanita yang bersamanya saat ditangkap, atas nama Tessa itu adalah kekasihnya.

“Perempuan yang bersama saya, gak ada keterkaitan apapun. Dia adalah pasangan saya. Jadi bukan perempuan yang macam-macam,”terangnya.

Pada kesempatan itu, dirinya mengaku menyesal telah mengonsumsi ganja. “Saya sangat menyesal. Semoga dengan kejadian ini, menjadi titik balik hidup saya untuk menjadi lebih baik katanya.

Atas kepemilikan barang haram tersebut, RU dan dua pelaku lainnya dikenakan pasal 111 (2) Jo pasal 114 (2) sub pasal 132 Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara.

Komedian Nunung Jalani Rehab Medis dan Sosial

Seleberita, – Artis Kriss Hatta resmi ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya. Penahanan Kriss Hatta selama 20 hari kedepan karena atas dugaan penganiayaan terhadap korban sekaligus pelapor atas nama Antony Hillenaar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Kriss ditangkap di rumah kos temannya di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (24/7), siang.

Kasus ini bermula dari laporan korban bernama Antony tanggal 6 April 2019 lalu. Korban mengaku telah dianiaya di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Gatot Subroto.

“Awalnya teman korban cekcok dengan pelaku. Lalu korban datang dan berusaha untuk melerai, namun justru dipukul pelaku,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/7).

Usai mendapat laporan, kata Argo, polisi langsung bergerak dan melakukan pemeriksaan di lokasi. Sejumlah saksi juga telah diperiksa oleh penyidik Resmob Polda Metro Jaya.

“Sudah ada lima saksi yang kita periksa, ada dari Satpam, dari korban sendiri dan dari teman korban,” jelasnya.

Setelah itu, sambung Argo, polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga melakukan visum terhadap korban.”Setelah kita periksa itu semua, ternyata benar Kriss adalah pelakunya,” katanya