Sukses di PMB UNAIR 2021, Autic Band Diundang Tampil di Airmanis Hillside Cafe

by -
Para personal Autic Band.
Para personal Autic Band.

TabloidSeleberita.com – Mendengar keberhasilan mereka meraih penampilan terfavorit di lomba tingkat nasional Psikologi Mencari Bakat Universitas Airlangga Tahun 2021 (PMB UNAIR 2021), Airmanis Hillside mengundang Autic Band tampil pada Sabtu, 9 Oktober 2021 dari pukul  15.00 – 18.00 WIB di Airmanis Hillside Cafe, Padang Selatan, Sumatera Barat.

Autic Band didirikan oleh Sekolah Luar Biasa Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak – Padang (SLB Autisma YPPA Padang) pada Agustus 2015. Para personal Autic Band adalah para siswa di sekolah tersebut yang saat ini formasinya diisi oleh Raimond Ainda (Drummer, Vokalis), Fajar Rahman (Drummer) Aldian Nozarianda Alfath (Bassis, Vokalis, Perkusionis talempong melodi), dan Muhammad Hafiz Fawwaz (Perkusionis talempong ritem).

Saat tampil di Airmanis Hillside Cafe, Autic Band membawakan beberapa musik kolaborasi 2 warna, musik tradisi Minang dan modern, yaitu; Dayuang Palinggam, Andam Oi, Kelok Sambilan, Selayang Pandang, Malereng Tabiang, dan Bugih Lamo. Selain itu Autic Band juga membawakan lagu Syukur Alhamdulillah, dan Sesungguhnya, melalui lantunan vokal Raimond Ainda. Dengan vokalisnya yang lain, Aldian Nozarianda Alfath  tampil bernyanyi duet bersama mamanya dan salah seorang orangtua murid. Autic Band dilatih oleh Fajrul Khairi Syah, S. Pd, guru musik mereka di sekolah tersebut, bersama Prima Hari, S. Pd,  alumni siswa SLB Autisma YPPA Padang, lulusan Program Studi Pendidikan Musik, Jurusan Sendratasik, FBS, Universitas Negeri Padang.

Autic Band saat diundang tampil pada Sabtu, 9 Oktober 2021 di Airmanis Hillside Cafe – Padang.

Undangan perdana bagi Autic Band tampil di Airmanis Hillside Cafe tersebut membuat mereka sebagai anak-anak dengan penyandang autis ini jadi makin percaya diri dan termotivasi untuk terus mengeksplor kemampuannya di bidang musik. Mereka tampak lebih luwes dan santai bermain musik. Acara dipandu oleh Kiki yang juga berkecimpung di organisasi anak-anak berkebutuhan khusus. Ia mengatakan akan berkunjung ke SLB Autisma YPPA Padang untuk melihat aktivitas para siswa. Dalam acara tersebut, Kiki juga melakukan dialog interaktif dengan para personal Autic Band, kata Rini Yanty, S.Pd., Kepala SLB Autisma YPPA Padang.

Menurut Rini Yanty, dengan penampilan Autic Band tersebut secara tidak langsung sekolah yang dikepalainya tersebut telah mensosialisasikan kepada masyarakat tentang anak autis, bahwa ketika anak autis mendapatkan pendidikan dan pelayanan yang tepat maka potensi serta bakat dan minat mereka miliki dapat berkembang. Anak autis perlu diberi ruang dan kesempatan untuk menunjukkan keberadaannya kepada masyarakat bahwa di balik kekurangan ada keistimewaan.

“Kesempatan manggung di kafe juga menambah pengalaman baru bagi siswa-siswa kami. Mereka akan banyak belajar dari setiap situasi yang mereka hadapi di tempat-tempat baru dan bertemu dengan orang-orang baru. Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Ibu Nola Kebeaken, pemilik Airmanis Hillside Cafe yang telah memfasilitasi Autic Band untuk tampil menyalurkan bakat dan kreativitas mereka,” kata Rini Yanty.

Nola Kebeaken mempunyai anak autis yang sedang belajar di SLB Autisma YPPA Padang, ia mengatakan bahwa orang tua yang mempunyai anak autis tidak perlu malu dan tidak perlu menyembunyikan anak mereka, karena sudah ada wadahnya seperti SLB Autisma YPPA Padang yang siap memfasilitasi mereka untuk belajar dan menyalurkan berbagai bakat dan minat yang mereka miliki. Guru-guru di sekolah tersebut akan membantu mereka mengembangkan potensi anak berkebutuhan khusus melalui fasilitas yang disediakan sekolah.

“Saya akan mengundang kembali Autic Band untuk tampil dan berharap Autic Band bisa manggung setiap hari Sabtu di Airmanis Hillside Cafe,” kata Nola Kebeaken.

Autic Band saat tampil pada Sabtu, 9 Oktober 2021 di Airmanis Hillside Cafe – Padang.

Sementara itu, Fajrul Khairi Syah sebagai guru musik yang melatih Autic Band mengatakan bahwa dengan bimbingan dan latihan yang continue, maka bermain musik dapat menjadi pengalihan perilaku-perilaku yang tidak terkendali menjadi aktivitas yang menyenangkan.  Bermain musik dapat membuat mereka lebih fokus dan konsentrasi serta mengurangi aktivitas fisik yang berlebihan dan mengarahkan stimulasi yang muncul menjadi gerakan yang terarah seperti memukul drum dan talempong. Semakin sering tampil membuat mereka bersemangat dan termotivasi untuk terus melahirkan karya-karya terbaiknya.

Rudi, salah seorang pengunjung yang menyaksikan penampilan Autic Band di Airmanis Hillside Cafe mengatakan, dengan adanya penampilan Autic Band dengan personil penyandang autis ini, semakin merubah maindset masyarakat tentang anak autis itu sendiri, yang mungkin pada awalnya mereka beranggapan anak autis ini anak yang liar dan sulit diarahkan, namun setelah melihat langsung panampilan anak autis dalam bermain musik akan membuat mereka takjub dan terharu.

Penulis: Rini Yanty

Editor: Muhammad Fadhli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.