Satu Dekade ISWAM 2019 Buktikan Estetika Medik di Indonesia Siap Bersaing Dengan Korea Selatan

by -

tabloidseleberita.com, Tahun 2019 ini International Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine (ISWAM) sudah berusia satu dekade, acara ini digelar oleh PERDAWERI. Gelaran tersebut menyerap undangan sebanyak 2000 peserta dari 29 negara yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, pada Sabtu 7 Desember 2019, yang langsung dibuka oleh Menteri Pariwisata Wishnutama dan turut dihadiri Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto.

Event seminar dan workshop kecantikan terbesar di Asia Pasifik ini, bertujuan untuk mendorong Indonesia menjadi salah satu destinasi wisata kesehatan dalam bidang anti-aging dan estetika.

“Saat ini ada sekitar 1.500 klinik estetika di Indonesia. Klinik di Bali itu pasiennya orang asing. Masyarakat kurang edukasi, mereka lebih memilih ke luar negeri. Padahal bisa dilakukan di negeri sendiri, dengan biaya lebih murah,” jelas Dr Teguh selaku ketua panitia pelaksana ISWAM 2019 yang juga Chief Advisory Board of Double Fix.

Dr Teguh Tanuwidjaja menambahkan bahwa, dokter di Indonesia juga banyak menguasai teknologi estetika sehingga berpotensi sebagai destinasi wisata estetika.

“Di Asia Pasific saat ini Korsel menjadi trend setter untuk bidang estetik. Padahal dokter-dokter kecantikan di Indonesia pun sudah maju, tak kalah dari Korea,” kata dr Teguh.

Dalam acara tersebut gelaran Double Fix Showtime merupakan acara yang ditunggu-tunggu dan juga diikuti oleh klinik-klinik ternama di Indonesia yang sudah tidak diragukan lagi eksistensinya, seperti Teta Aesthetic Clinic, Miracle Aesthetic Clinic, ID Beauty Clinic, Helena Beauty House, O Skin Care, dan Gloskin Clinic. Double Fix saat ini merupakan produk unggulan untuk treatment tanam benang. Double Fix dikenal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, karena merupakan benang terkuat yang dibuat menggunakan Teknologi Ultrasound-Teknologi terbaru yang mutakhir dan pertama dalam proses pembuatan benang. Double Fix mampu memberikan efek maksimal dalam mengahasilkan wajah V-Shape dan mengkoreksi aging signs.

“Dengan pengalaman saya di dunia Estetik-Medik selama puluhan tahun, Double Fix merupakan salah satu produk yang menurut saya sangat bagus dan mampu memberikan kepuasan pasien yang tinggi, serta teruji keamanannya, karena bagi saya selain hasil maksimal yang saya utamakan adalah patient safety untuk membangun trust bagi pasien-pasien saya. Untuk itu, kami berharap materi di acara ISWAM ke 10 yang disampaikan dapat menjadi bekal dan meningkatkan kemampuan serta ketrampilan sejawat dokter, perawat, tenaga terapi estetika serta pelaku bisnis klinik estetika dalam menjawab tantangan di era millennial.” beber Dr. Teguh, selaku Chief Advisory Board of Double Fix.

Sementara itu guna menjawab tantangan ISWAM sebagai ajang ilmiah internasional, digelar pula pertemuan aliansi antara beberapa organisasi estetika medik dari luar negeri dalam jalinan kerjasama, diantaranya; 1) Malaysia: International Medical & Aesthwtie Conference Exhibition (IMAGE), Pertubuhan Doktor Estetik Berdaftar Malaysia (PDEBM) yang diwakili oleh Dr. Ungku Shahrin selaku President. 2. Singapura: Society of Aesthetic Medicine Singapore yang diwaldli oleh Dr. Felix Li selaku Honorary Secretary. 3. South Korea: Korean Aesthetic Surgery and Laser Society (DEMIRE) yang diwakili oleh Dr Young Kim selaku International Academic Director. 4. Tuan rumah dari PERDAWERI diwakili oleh Prof. DR. Dr. Abdul Razak Thaha, MSc, SpGK selaku Ketua Umum Pusat.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Dr. Teguh Tanuwidjaja, M. Biomed (AAM), diharapkan akan memperkuat posisi ISWAM sebagai pertemuan ilmiah internasional terbesar di Asia Pasifik dan dunia. Untuk itu, dikesempatan yang sama terselenggara penandatanganan Nota Kesepakatan antara PT. PERDESTI GLOBAL MEDICOM (PT PGM) sebagai organizer dari ISWAM dengan REED EXHIBITIONS INDONESIA, company besar dunia yang memfokuskan dirinya dalam bidang penyelenggaraan pameran, akan menggelar sebuah pameran dan seminar (workshop) selama 3 hari yang akan membawa serta supplier dari manca negara dan regional, terntunya para buyers juga professional di industri estetika medis, bertajuk “International Fair for Aesthetic Medicine (IFAM)” pada tahun 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *