Lucky Hakim: Dini Itu Bukan Seseorang Yang Sedang Terdzolimi Oleh Saya.

by -

Terkait laporan Dini Noviyanti di Polres Jakarta Selatan tentang pencemaran nama baik. Akhirnya Lucky Hakim angkat bicara.

“Sekarang ini saya kan dilaporkan atas pencemaran nama baik yang katanya (Dini) urusan saya dengan Rindi tapi kenapa lucky melakukan sayembara, Lucky bilang saya menggelapkan uangnya dia padahal Lucky tidak ada kaitannya sama RAP. Ini satu hal yang harus kita luruskan bahwa kalau saya tidak ada kaitannya dengan RAP, kalau uang saya tidak digelapkan oleh Dini maka ngapain saya melakukan sayembara”, ujar Lucky Hakim didampingi kuasa hukumnya Jum’at (15/02/2019) di bilangan Tebet.

“Disini juga ada perjanjian antara Tiara dengan perusahaan RAP. Kalau Dini mengatakan saya tidak ada kaitannya dengan RAP itu bohong”, tambah Lucky.

Kasus ini bermula saa Lucky selaku owner atau investor RAP (PT Raja Arta Pertama) melaporkan Dini atas dugaan penggelapan.

“Penggelapan itu sudah terjadi dan Dini melalui Pengacaranya mengakui lalu meminta maaf tapi tidak pernah datang ke saya meminta maaf dan berjanji akan mengganti tanggal 12 November. Dia berjanji akan menyelesaikan dan kita tunggu sampai di titik yang kita tidak bisa menahan lagi akhirnya kita Laporkan”, papar Lucky

“Ketika kita Laporkan terpublish di media sehingga akhirnya Dini muncul lalu meminta perdamaian kepada kita RAP dan ada beberapa perjanjian perdamaian. Tapi Dini tidak muncul dia hanya menunjuk Pengacaranya”, kata Lucky kembali.

Lucky pun menerangkan terkait pencabutan laporannya.

“Disini dia menyatakan betul melakukan hal itu bahwa dia akan mengembalikan. Dan dia telah memberikan tanda keseriusan dengan uang 100 juta. Dia minta damai supaya dicabut laporan penggelapannya. Setelah kita cabut laporannya dia memberikan cek mundur bulan maret. Kalau dia tidak menggelapkan untuk apa dia membayar cek”, terang Lucky.

Lucky juga mengatakan bahwa uang yang digelapkan Dini adalah miliknya.

“Ini sama Dini dikatakan itu urusan dia sama Rindi. Rindi ini adalah kakak ipar saya. Itu adalah uang saya, saya ada bukti – bukti transfer saya, ada uang Tiara. Kenapa tidak ada nama saya disaham itu karena mobilitas saya sangat tinggi, saya tidak bisa sehari – hari di kantor makanya Pak Rindi lah yang menjalankan bisnis itu”, cetus Lucky.

“Ada beberapa foto dan video. Saat syukuran ada dia. Dini itu bukan seseorang yang sedang terdzolimi oleh saya karena pencemaran nama baik. Saya melakukan sayembara itu sah – sah saja”, tegas Lucky.

Dikesempatan yang sama Lucky juga menunjukkan cek – cek yang diberikan Dini sebagai bukti pengakuan penggelapan.

“Dini sudah mengakui bukti pengakuannya sampai dia bayar pake cek. Apakah benar nanti cek – cek ini bisa diuangkan kalau tidak bisa masuk pasal penipuan”, terang Lucky.

Lucky juga menunjukkan bahwa Dini tidak hanya bermasalah dengan RAP.

“Ada juga surat pernyataan saat Dini digrebek di kantor Kementrian Perdangan karena di kejar – kejar juga dengan PT PT lain. Saksinya adalah Direktur saya. Saya hanya ingin uang saya kembali”, sambung Lucky Hakim.

Masih di kesempatan yang sama GustI Randa Komisaris RAP membenarkan bahwa Lucky Hakim adalah Owner di RAP.

“Kita hanya ingin meluruskan saja. Laporan Dini patut diduga laporan palsu. Coba berhati – hati, lihat dulu dikaji dulu. Kita bisa adukan kembali bahwa ini laporan palsu”, pungkas Gusti Randa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.