Kelaparan Melanda, Ponpes TARM Bagi – Bagi Beras Untuk Dhuafa Jompo Dan Anak Yatim

by -

Tabloidseleberita, – Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah meskipun sedang dilanda pandemi Corona namun tidak menurunkan niat untuk mencari berkahnya denga berbagi ke sesama. Seperti yang di lakukan Ponpes (Pondok Pesantren) TARM (Tahfidz Alquran Ridwanul Muawwanah) Sukabumi.

Ponpes TARM yang terletak di Kp. Udug, Desa Neglasari, Kec. Purabaya. Kab. Sukabumi ini memberikan sejumlah beras kepada kaum Jompo, Dhuafa dan anak – anak Yatim.

“Alhamdulillah Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan Thn 1441 H/2020 ini, Alhamdulillah Selesai sudah  Ponpes TARM Hari Rabu, 22 April 2020 ini, untuk pelaksanaan bagi – bagi beras untuk saudara kita yang terdampak Covid 19,  terkhusus untuk Kaum Jompo Dhuafa dn anak2 Yatim”, ujar Ustad (ust) Ridwan Shadu pimpinan Ponpes TARM.

“Walupun orang – orangnya tidak bisa di kumpulkan sekaligus, akan tetapi tetap menjaga, dengan berdatangan bertahap dan terus di berikan penyemprotan Sanitaizer Biosin36+ BIONQI Herbal untuk pencegahan Covid 19. Semoga Berkah Bagi kita semua terkhusus Ayahanda, Ibunda Para Dermawan yang mulia dan yang di rahmati Allah SWT, yang telah Mensupport dan yang telah ikut berpartisipasi, ikut membantu dalam pelaksanaan pemberian beras tersebut”, tambah Ust Ridwan.

Ust Ridwan juga mengatakan bahwa jumlah paket yang dibagikan baru 88 paket yang direncana untuk 250 paket. Dimana satu paket itu berisi beras sejumlah 4 liter dengan jumlah total 350 liter.

“Ini baru periode pertama Inshaa Allah setiap Minggu akan dibagikan dalam bulan Puasa. Mohon Doanya semoga di mudahkan rezeqinya dan dilancarkan smuanya, Aamiin”, ucap Ust Ridwan.

Ust Ridwan pun menuturkan bahwa kegiatan bagi – bagi beras ini selain berasal dari donasi jamaahnya yang ada di Jakarta juga dari koceknya sendiri.

“Jamaah saya dari Jakarta yang ikut berpartisipasi namun juga diusahakan dari dana pribadi saya sendiri”, tutur Ust Ridwan yang juga seorang penyanyi ini.

“Untuk penerimanya ini sementara Jompo dan janda – janda, dhuafa yang terdampak Covid 19. Jumlahnya 70 Orang dan Anak yatim piatu 18, dan terus akan bertambah sesuai yang direncanakan 250 orang sampai 300 Orang. Dan sekiranya ada rezeqinya mungkin trus sampai sekemampuan kami. Semoga Allah mudahkan dan Allah lancarkan serta Allah limpahkan rezeqinya untuk semuanya Alfatihah..Aamiiin…Aamiiin”, sambungnya.

Ustadz Ridwan pun memaparkan bahwa masyarakat di desa yang ada di wilayah Ponpes TARM yang menerima beras ini. Yang dekat mereka datang dengan tetap menjaga jarak untuk Pencegahan Covid19, dan yang jauh diantar door to door.

Sedangkan untuk tahap kedua tentunya orang yang belum menerima, namun tetap akan di perhatikan yang sudah dapat yang betul memang mereka sangat kesulitan dengan terdampak Covid19 ini artinya bisa di berikan lagi sekiranya mereka memang tidak bisa makan.

“Karena ini tergerak dan cepat saya lakukan, ada beberapa sekeliling kami yang sudah tidak bisa makan. Ini yang sangat mengugah dan sangat empati dari saya sebagai Pimpinan Ponpes TARM walaupun kami pun dalam kondisi yang terdampak Covid19, namun tentunya Allah berikan rezeqinya untuk berbagi dan semoga ini terus bisa kami laksanakan dan kami lakukan. Karena berbagi itu Allah anjurkan dan Allah ajarkan baik dikala sempit maupun di kala Lapang”, kata Ust Ridwan

“QS. (‘Āli `Imrān):134 – (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Itulah yg di katakan Allah orang – orang yang bertaqwa”, imbuhnya.

Terkait adanya bantuan dari pemerintahan Ust Ridwan pun menyayangkan bahwa di sekitar Ponpes belum tersentuh bansos.

“Dari Pemerintah desa menurut info sudah ada pendataan namun sampai saat ini belum ada atau belum sampai padahal satu desanya ada 6000 an lebih Kepala keluarga. Jadi saya sebagai pimpinan Ponpes TARM tidak menunggu apa yang akan dilakukan pemerintahan daerah”, jelasnya.

“Harapannya Segera Berakhir Covid19 ini, dan semoga dengan Musibah ini kita semua semakin dekat kepada Allah dan semakin Bertaqwa, dn Lebih baik lagi dalam segala Aspek kehidupan terkhusus akhlaq kita sebagai manusia dan berbangsa bernegara di Negeri yg kita Cinta Negara kesatuan Indonesia”, pungkas ust Ridwan Shahdu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *